Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur Harap Pasokan Listrik Ramadhan Aman

Minggu, 23 Juni 2013 19:18 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani berharap PT Perusahaan Listrik Negara dan PT Pelayanan Listrik Nasional B'right Batam yang melayani ketersediaan listrik di Kepulauan Riau memastikan pasokan listrik aman sepanjang Ramadhan.

"Kemarin kami rapat Muspida, mengharapkan listrik menyala selama Ramadhan," kata Gubernur usai menghadiri perayaan Hari Anti Narkoba Internasional di Batam, Minggu.

Ia memaklumi jika saat ini PLN dan PLN B'right Batam melakukan pemadaman listrik bergilir akibat mesin rusak. Namun, ia meminta PLN dan PLN B'right Batam memulihkan kondisi itu pada Ramadhan.

"Yang namanya mesin, ada sakitnya," kata dia.

Gubernur juga enggan berkomentar panjang mengenai kondisi kelistrikan di kota industri Batam. Menurut dia, kondisi listrik yang kerap padam tidak hanya terjadi di Batam, namun juga banyak daerah seperti Pekanbaru dan Batam.

Dalam rilisnya, Senior Manajer Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PLN Batam Agus Subekti mengatakan pemadaman aliran listrik di Kota Batam masih akan berlanjut karena tekanan bahan bakar gas di PLTG Batam berkurang.

Pemadaman listrik hingga beberapa jam di Batam bermula Kamis (20/6) malam. Ia mengatakan hal itu terjadi akibat tekanan gas ke pembangkit listrik berbahan bakar gas PLN Batam menurun hingga seluruh pembangkit gas PLN Batam dan PLTU Tanjung Kasam tidak dapat beroperasi saat beban puncak.

Sementara itu, untuk meminimalkan pemadaman, PLN Batam melakukan berbagai upaya, di antaranya menunda jadwal pemeliharaan pembangkit, memerintahkan siaga kepada seluruh pembangkit agar tetap beroperasi dalam kondisi darurat serta menambah daya "excess power" dari beberapa "captive power", dan mengupayakan percepatan pengoperasian PLTU Tanjung Kasam agar segera dapat sinkron ke sistem.

"Karena karakteristik PLTU itu apabila mati, maka memerlukan waktu yang cukup lama agar bisa hidup dan beroperasi kembali," kata dia.

Saat ini, PLTU Tanjung Kasam dalam proses persiapan dan diupayakan segera sinkron ke sistem dalam kondisi seluruh peralatan telah stabil operasi. "Diperkirakan dapat sinkron ke sistem pada malam hari dengan kenaikan beban bertahap" jelas Agus. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026