
Ratusan Buruh Cladtek Batam Tuntut Status Permanen

Batam (Antara Kepri) - Ratusan buruh PT Cladtek kawasan Industri Batuampar, Kota Batam, Kamis menggelar unjukrasa menuntut manajemen mempermanenkan status kepegawaian mereka di perusahaan.
"Kami sudah berkali-kali sambung kontrak di sini. Namun manajemen tidak mau mempermanenkan status kepegawaian kami," kata koordinator aksi, Deni Chandra di halaman perusahaan pembuat pipa tersebut.
Ia mengatakan, dari sekitar 700 buruh Cladtek yang sudah bertahun-tahun bekerja hanya sekitar 20 persen berstatus karyawan tetap.
"Kami ingin kejelasan status. Tidak selamannya menjadi karyawan kontrak," kata dia.
Selain menuntut status permanen, buruh juga minta perusahaan terbuka dalam pembuatan naskah kontrak kerja.
Buruh menuding manajemen sering mengubah naskah kontrak tanpa sepengetahuan pekerja bersangkutan.
Mereka juga mengecam perusahaan yang memutuskan hubungan kerja dengan ketua dan sekretaris pelaksana unit kerja (PUK) melalui telepon setelah mereka turut memperjuangkan nasib buruh.
Perwakilan manajemen, Ice, mengatakan bagi karyawan yang ingin kerja disilakan masuk dan bertugas seperti biasanya.
Namun, bagi yang tidak ingin kerja silakan pulang namun akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku.
"Bagi yang ingin kerja silakan masuk. Yang tidak, boleh pulang," kata dia di hadapan buruh.
Diancam seperti itu, ratusan buruh terlihat bertahan di depan gerbang pabrik dengan kawalan petugas pengamanan dari perusahaan dan polisi.
Sementara, beberapa perwakilan buruh dipanggil oleh pihak perusahaan untuk berunding.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
