Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Gandeng BPOM Awasi Takjil Ramadhan

Kamis, 11 Juli 2013 04:38 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan di Batam untuk mengawasi kandungan bahan makanan berbuka puasa (takjil) selama Ramadhan 1434 Hijriah.

"Kami akan terus melakukan pengawasan dengan bekerjasama dengan BPOM," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pasar, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kota Batam, Pebrialin di Batam, Rabu.

Bersama BPOM, kata dia, Dinas PMK-UKM dan Satuan Polisi Pamong Praja akan berkeliling untuk melihat, mengecek dan mengawasi pasar kaget Ramadhan dan penganan yang dijual.

Ia mengatakan pengawasan perlu dilakukan agar seluruh takjil dan makanan yang dijajakan di pasar-pasar kaget dan pasar umum layak dikonsumsi dan tidak mengandung bahan yang membahayakan masyarakat.

Selain itu, Dinas juga memastikan penganan berbuka puasa bersih agar aman dikonsumsi.

Kepala Dinas menyatakan sekitar 100 pasar kaget Ramadhan berdiri pada Bulan Puasa tahun ini. Umumnya, pasar didirikan masyarakat di pinggir jalan dan di sekitar kawasan perumahan.

Pemerintah tidak membatasi masyarakat untuk mendirikan pasar kaget asalkan tidak di tengah jalan dan mengganggu kelancaran lalu lintas dan tetap menjaga kebersihan lingkungan.

Pasar kaget Ramadhan menjadi daya tarik Batam setiap Ramadhan. Ratusan pedagang menjajakan penganan pembuka puasa khas dari berbagai daerah seperti lamang khas Sumatera Barat, Tepung Gomak khas Riau dan es dawet khas Jawa.

Selain muslim, pasar kaget Ramadhan di Batam juga ditunggu-tunggu umat agama lain karena menyediakan berbagai makanan.

Warga Tanjungpiayu Butarbutar mengatakan selalu menunggu Ramadhan. "Pasar kagetnya itu menjual banyak makanan, mulai yang ringan sampai makanan berat. Kalau tidak saat bulan puasa, susah mencari makanan itu," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026