
Polda Kepri Razia Penumpang KM Kelud

Batam (Antara Kepri) - Jajaran Polda Kepulauan Riau melakukan razia di Pelabuhan Beton Sekupang mengantisipasi kaburnya 11 tahanan dari Rutan Baloi Batam ke luar Batam menggunakan KM Kelud tujuan Jakarta.
Razia pada Rabu siang dilakukan pada seluruh angkutan umum yang membawa calon penumpang KM Kelud yang akan berlayar dari Batam ke Jakarta pada Rabu sore.
Untuk angkutan umum yang akan menuju pelanuhan petugas memeriksa satu persatu penumpang. Selain angkutan umum, polisi juga memeriksa mobil bak tertutup dan bak terbuka.
Penumpang KM Kelud yang baru tiba di pelabuhan juga diperiksa mengantisipasi masuknya tahanan LP Tanjung Gusta Medan lari ke Batam.
Satu persatu barang-barang bawaan penumpang dan kartu tanda penduduk penumpang diperiksa petugas pada pintu keluar pelabuhan.
"Selain mengantisipasi keluarnya tahanan Rutan Baloi Batam yang kabur, razia juga untuk mengantisipasi masuknya tahanan Lapas Tanjung Gusta Medan ke Batam," kata Kapolda Kepulauan Riau, brigjen Pol Endjang Sudrajat di Batam, Rabu.
Sebagian penumpang yang turun nampak kaget dan kebinggunangan karena ketatnya pemeriksaan di pelabuhan.
Namun setelah petugas menjelaskan bahwa razia dilakukan untuk mengantisipasi masuknya tahanan Tanjung Gusta ke Batam, rata-rata penumpang menyadari.
Rabu pagi, 11 tahanan Rutan Kelas IIA Baloi Batam melarikan diri dengan cara merusak jengela ruang Karutan setelah sebelumnya menyandera seorang petugas jaga.
Hingga saat ini, polisi masih mengejar para pelaku termasuk memeriksa semua orang yang hendak keluar Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
