
Pemudik di Karimun Capai 93.165 Orang

Karimun (Antara Kepri) - Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mencatat jumlah pemudik yang naik maupun turun melalui Pelabuhan Tanjung Balai Karimun mencapai 93.165 orang.
"Jumlah sebanyak itu merupakan penumpang kapal dalam maupun luar negeri, terhitung dimulainya pelayanan arus mudik pada 27 Juli (H-15) hingga 6 Agustus (H-2)," kata Kepala Seksi Lalu Lintas Laut dan Kepelabuhanan Kantor Syahbandar Tanjung Balai Karimun Rudolf di Tanjung Balai Karimun, Rabu.
Menurut Rudolf, jumlah penumpang kapal dalam negeri sebanyak 71.094 orang, terdiri atas penumpang naik 38.919 orang dan turun 32.175 orang.
"Jumlah pemudik kapal dalam negeri itu, juga termasuk penumpang kapal pelayaran rakyat (pelra) di pelabuhan antarpulau dalam kabupaten Sri Tanjung Gelam dengan penumpang turun 11.412 orang dan penumpang naik 14.956. Kemudian, termasuk juga penumpang kapal roro di Pelabuhan Parit Rampak yang totalnya 1.000 orang lebih," jelasnya.
Sedangkan penumpang kapal Singapura dan Malaysia, menurut dia sebanyak 22.071 orang, meliputi penumpang naik 7.243 orang dan turun 14.828 orang.
"Puncak arus mudik terjadi Selasa kemarin dengan jumlah penumpang 10.014, terdiri atas penumpang turun 5.559 orang dan naik 4.455 orang," tuturnya.
Menurut dia, jumlah penumpang naik tahun ini meningkat sebesar 8 persen dibandingkan 2012, sedangkan penumpang relatif sama.
"Kenaikannya tidak signifikan, hanya 8 persen untuk penumpang naik dan penumpang tidak naik," tegasnya.
Ia mengungkapkan pelayanan arus mudik berjalan lancar dan semua penumpang dapat tertampung dengan jumlah armada.
Mengenai jumlah kapal yang dikerahkan selama arus mudik, ia mengatakan tidak ada penambahan.
"Tidak ada kapal tambahan hanya keberangkatannya yang ditambah. Contohnya kapal feri tujuan Selatpanjang, Riau yang biasanya dua kali, maka pada arus mudik bertambah hingga lima dalam satu hari, tergantung jumlah calon penumpang membeli tiket," katanya.
Pantauan Rabu siang, arus mudik di pelabuhan domestik maupun internasional berkurang dibandingkan sebelumnya. Suasana pelabuhan tampak sepi pada sore hari.
"Hari ini lebih sepi, kami belum tahu berapa jumlah penumpang yang berangkat karena belum kami hitung," tambah Rudolf. (Antara)
Editor: Nusarina Yuliastuti
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
