Logo Header Antaranews Kepri

LAN: Latsar CPNS Kepri bentuk ASN profesional

Rabu, 10 Juni 2026 07:54 WIB
Image Print
Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Pemprov Kepri 2026 di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Kepri

Tanjungpinang (ANTARA) - Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia menegaskan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bertujuan membentuk aparatur sipil negara (ASN) yang berkarakter dan profesional.

"Latsar bukan sekadar proses memenuhi persyaratan administratif sebagai ASN, melainkan pembentukan karakter dan profesionalisme aparatur negara," kata Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Tri Widodo Wahyu Utomo saat menutup Latsar CPNS Pemprov Kepri 2026 di Aula Wan Seri Beni Dompak, Tanjungpinang, Selasa.

Tri Widodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pelatihan. Ia menegaskan Latsar menjadi fondasi awal bagi ASN untuk memahami peran, fungsi, dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Ia meminta para peserta yang telah lulus untuk menjaga integritas, disiplin, dan semangat belajar sepanjang karier sebagai aparatur sipil negara. Menurut dia, tantangan birokrasi ke depan membutuhkan ASN yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif.

“Jadilah ASN yang mampu menghadirkan solusi, menjaga kepercayaan publik, dan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN dalam setiap tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni menegaskan orientasi utama ASN adalah pelayanan kepada masyarakat.

Ia menyebut ASN harus memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepuasan dalam setiap layanan yang diberikan kepada publik.

Misni juga mengingatkan di era keterbukaan informasi, setiap layanan publik menjadi sorotan masyarakat sehingga ASN wajib bekerja sesuai prosedur, standar operasional prosedur (SOP), dan petunjuk teknis yang berlaku.

“Jika tidak bekerja sesuai SOP dan ketentuan, sangat mudah bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik melalui berbagai platform,” kata Misni.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepri Any Lindawati melaporkan Latsar CPNS tahun 2026 diikuti 571 peserta dari berbagai instansi di wilayah tersebut.

Peserta terdiri atas 84 orang dari Pemerintah Provinsi Kepri, 47 orang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, satu orang Pemerintah Kota Tanjungpinang, 41 orang Pemerintah Kabupaten Bintan, 98 orang Pemerintah Kabupaten Karimun, 163 orang Pemerintah Kabupaten Lingga, 17 orang Pemerintah Kabupaten Natuna, serta 121 orang Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Penilaian peserta Latsar dilakukan melalui empat komponen, yakni evaluasi sikap dengan bobot 15 persen, evaluasi akademik 20 persen, evaluasi aktualisasi 50 persen, dan evaluasi penguatan kompetensi bidang 15 persen. Peserta diwajibkan memenuhi nilai ambang batas atau passing grade 70.

“Dari 571 peserta, sebanyak 570 orang dinyatakan lulus. Satu peserta dari Kabupaten Lingga tidak lulus karena mengundurkan diri sebagai CPNS,” ujar Any.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026