Logo Header Antaranews Kepri

Imigrasi catat kunjungan wisman ke Batam melonjak pada Mei

Kamis, 25 Juni 2026 08:39 WIB
Image Print
Suasana di Pelabuhan Internasional Batam Center di Batam, Kepri (9/6/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)

Batam (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat terjadi lonjakan kunjungan wisatawan manca negara secara signifikan pada Mei 2026, yang dipengaruhi oleh banyaknya hari libur panjang sepanjang bulan itu.

“Kalau dari data statistik kami melihat ada lonjakan yang signifikan dari April ke Mei. Prediksi kami karena pada Mei kemarin banyak hari libur dan long weekend sehingga membuat jumlah penumpang yang datang ke Batam meningkat,” kata Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Batam Kharisma Rukmana di Batam, Rabu.

Menurut data Imigrasi Batam, perlintasan WNA yang masuk ke Batam sepanjang Mei 2026 mencapai 166.619 orang, dibandingkan April 2026 yang tercatat sebanyak 111.903 orang.

Sebagai perbandingan, pada Februari tercatat sebanyak 126 ribu orang, Maret sekitar 110 ribu orang, dan April 111.903 orang.

“Lonjakan memang hanya terjadi di bulan Mei. Sebelumnya kunjungan WNA masih cukup stabil di kisaran 110 ribu hingga 120 ribu orang per bulan,” ujarnya.

Berdasarkan data Imigrasi Batam, warga negara Singapura masih mendominasi kunjungan ke Batam selama Mei 2026 dengan total 72.340 orang. Posisi kedua ditempati warga negara Malaysia sebanyak 64.964 orang.

Selanjutnya, warga negara China tercatat sebanyak 6.583 orang, India 6.250 orang, dan Filipina 3.170 orang.

“Top lima negara asal WNA yang masuk ke Batam tidak banyak berubah dari tahun ke tahun. Singapura masih paling banyak, kemudian Malaysia, China, India dan Filipina,” katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Imigrasi Batam terus melakukan berbagai perbaikan pelayanan di pelabuhan internasional sejak akhir 2024.

Ia menyebut sejumlah langkah yang dilakukan antara lain penambahan konter pemeriksaan imigrasi, penyiapan konter cadangan saat terjadi lonjakan penumpang, hingga penambahan fasilitas autogate.

“Di Pelabuhan Batam Centre sekarang sudah tersedia lima autogate keberangkatan dan lima autogate kedatangan. Fasilitas ini sangat membantu petugas dalam mengurai antrean penumpang,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan operator kapal untuk mengatur jadwal tambahan armada agar disesuaikan dengan kapasitas pelayanan di pelabuhan.

“Pengaturan ferry juga kami lakukan bersama perusahaan kapal. Extra ferry disesuaikan dengan kapasitas pelayanan di konter maupun autogate sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan,” kata Kharisma.

Menurut dia, berbagai upaya tersebut berhasil menjaga kelancaran arus penumpang di pelabuhan internasional Batam.

“Sekarang kita bisa lihat antrian penumpang sudah jauh lebih baik. Tidak lagi terjadi penumpukan seperti sebelumnya, baik di Pelabuhan Batam Centre maupun Harbour Bay,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026