
BPS: Penguatan dolar & ringgit picu kenaikan kunjungan wisman Kepri

Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan penguatan nilai tukar dolar AS dan ringgi Malaysia terhadap rupiah ikut memicu kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama bulan Mei 2026.
Kondisi itu secara teoretis membuat biaya berlibur dan bertransaksi di Indonesia terasa jauh lebih murah dari sudut pandang wisatawan asing, khususnya dari negara tetangga Singapura dan Malaysia.
"Menguatnya nilai tukar dolar dan ringgit jadi salah satu pemicu meningkatnya kunjungan wisman sebesar 43,31 persen periode Mei 2026," kata Kepala BPS Kepri Toto Haryanto di Tanjungpinang, Rabu.
Baca juga: Kapolda Kepri ajak seluruh pihak dukung kamtibmas demi investasi
Selain itu, kata Toto, peningkatan kunjungan wisman Kepri pada Mei juga didorong adanya hari libur akhir pekan, di antaranya Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, lalu Kenaikan Yesus Kristus pada 14 Mei, serta Idul Adha pada 27 Mei.
Kemudian, ia mengatakan hari libur sekolah di Malaysia sejak 22 Mei turut mendongkrak tingkat kunjungan wisman Kepri.
BPS mencatat per Mei 2026 terdapat sebanyak 210.737 kunjungan wisman ke Kepri, atau mengalami peningkatan 43,31 persen dibanding April 2026 yang mencapai 147.053 kunjungan.
Jumlah wisman terbanyak masih didominasi warga berkebangsaan Singapura sebanyak 84.547 kunjungan, lalu disusul Malaysia 71.752 kunjungan, Tiongkok 8.272 kunjungan, India 7.756 kunjungan, Filipina 3.676 kunjungan, Jepang 2.360 kunjungan, Inggris 2.322 kunjungan, Myanmar 2.091 kunjungan, Australia 1.639 kunjungan, Korea Selatan sebanyak 1.325 kunjungan, dan negara lainnya sebanyak 24.997 kunjungan.
"Singapura dan Malaysia jadi penyumbang kunjungan wisata terbesar di Kepri, masing-masing sebesar 40,12 persen dan 34,05 persen dari total seluruh kunjungan wisman di Mei 2026," kata Toto.
Baca juga: Cuaca Kepri Kamis ini, Karimun diguyur hujan sepanjang hari
Agenda wisata Juli
Pemerintah Provinsi Kepri kembali menyiapkan enam agenda wisata unggulan sepanjang Juli 2026 guna mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan domestik hingga wisman.
Kegiatan wisata yang terangkum dalam kalender event di kabupaten/kota menyajikan agenda budaya, olahraga, religi, lingkungan, serta wisata kuliner yang menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Kepri sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya dan bahari.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan mengatakan enam agenda wisata periode Juli diawali oleh Kenduri Seni Melayu 2026 yang digelar pada 2-5 Juli 2026 di Dataran Engku Putri, Kota Batam.
Pada masa yang sama, Kabupaten Karimun menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepri yang berlangsung pada 2-8 Juli 2026.
Kemudian, Kota Tanjungpinang menjadi lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepri pada 4-9 Juli 2026.
Baca juga: Pemkab Natuna jaring siswa Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026/2027 dari 3.908 keluarga miskin
Berikutnya, kegiatan pelestarian lingkungan melalui Ocean Clean Up yang akan berlangsung pada 15 Juli 2026 di Nirwana Garden, Bintan.
Selanjutnya, Festival Mandi Safar diselenggarakan pada 20 Juli 2026 di Desa Mantang Baru, Bintan.
"Rangkaian kalendar event Juli 2026 akan ditutup Kenduri dan Festival Durian Bentan 2026 yang berlangsung pada 26 Juli 2026 di Lapangan Bola Gunung Bintan," kata Hasan.
Baca juga: Dinkes Kepri: Hasil skrining CKG didominasi penyakit hipertensi dan diabetes
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
