
Prancis lolos semifinal, Mbappe: Jalan juara masih panjang

Jakarta (ANTARA) - Penyerang andalan tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, mengingatkan rekan-rekan setimnya bahwa perjuangan Les Bleus untuk merengkuh trofi emas Piala Dunia 2026 masih jauh dari kata selesai.
Pernyataan tersebut dilontarkan Mbappe setelah Prancis sukses mengamankan tiket pertama di babak semifinal. Kepastian itu didapat usai mereka menumbangkan perlawanan sengit Maroko dengan skor 2-0 pada laga perempat final yang digelar di Stadion Boston, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026).
"Jalan kami masih panjang. Kami tahu bahwa lawan yang akan datang lebih berat daripada yang sudah kami hadapi. Kami siap menghadapi tantangan berikutnya," kata Mbappe seusai pertandingan yang dilansir Fabrizio Romano.
Tiga semifinal beruntun
Dalam laga krusial tersebut, Mbappe kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pemain pembeda. Penyerang berusia 27 tahun itu menjadi memecah kebuntuan Les Bleus lewat gol pembukanya pada menit ke-60, sebelum akhirnya Ousmane Dembele menggandakan keunggulan sekaligus mengunci kemenangan enam menit berselang.
Keberhasilan menembus babak empat besar ini juga membawa catatan historis tersendiri bagi armada Didier Deschamps. Prancis kini resmi mencatatkan rekor impresif dengan berhasil menembus babak semifinal Piala Dunia dalam tiga edisi secara berturut-turut, terhitung sejak edisi 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar. Dari rentetan tren positif tersebut, Prancis sempat keluar sebagai juara dunia pada edisi 2018 silam.
Meski demikian, mega bintang baru tersebut menegaskan bahwa timnya enggan terlena dengan rekor masa lalu. Fokus penuh skuad Prancis kini sepenuhnya dialihkan untuk menatap laga semifinal, di mana mereka tengah menanti pemenang dari duel sengit antara Spanyol kontra Belgia demi memperebutkan tiket menuju partai puncak.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kylian Mbappe: Jalan Prancis menuju gelar Piala Dunia masih panjang
Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
