
Gunung Semeru 5 kali erupsi hingga 700 meter

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur mengalami lima kali erupsi dengan tinggi letusan berkisar 300 meter hingga 700 meter di atas puncak pada Senin pagi.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.18 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.
"Kemudian erupsi kembali pada pukul 00.31 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.
Baca juga: KPK sita barang bukti Rp2,7 M terkait OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Dia menjelaskan, erupsi ketiga terjadi pada pukul 01.46 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.
Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali erupsi pada pukul 05.50 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 300 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat daya.
Baca juga: KPK ungkap identitas tersangka kasus dugaan pemerasan selain Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Pada pukul 07.56 WIB, Gunung Semeru erupsi lagi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 120 detik.
Ia menjelaskan saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Semeru lima kali erupsi dengan tinggi letusan hingga 700 meter
Pewarta : Zumrotun Solichah
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
