Logo Header Antaranews Kepri

Anambas dapat 57 Perawat dan Bidan

Rabu, 13 November 2013 23:19 WIB
Image Print

Anambas (Antara Kepri) - Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat 57 perawat dan bidan lulusan Diploma III Politeknik Kesehatan Tanjungpinang untuk diperbantukan di sejumlah desa daerah setempat.

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris Rabu mengatakan, 57 bidan dan perawat itu akan diperbantukan di sejumlah puskesmas pembantu (pustu).

Kita lihat dulu anggarannya. Kalau memungkinkan mereka akan kita tempatkan untuk membantu tenaga medis di sejumlah pustu yang masih kekurangan tenaga, demikian papar Haris.

Menurut Haris, 57 anak daerah lulusan Poltekes Tanjungpinang tersebut memang sudah selayaknya mengabdi di Anambas, mengingat seluruh biaya pendidikan diakomodasi Pemkab Anambas.

Kan mereka sekolah dibiayai Pemda Anambas. Jadi wajar-wajar saja, jelas Haris.

Saat ditanya prestasi akademis, Wakil Bupati mengatakan cukup membuktikan kredibilitas sebagai lulusan Poltekes Tanjungpinang.

"Prestasi akademis bukan satu-satunya tolak ukur. IP tidak menjamin apapun. Ini kan bukan kuliah lagi, tapi sudah terjun langsung untuk memberikan pelayanan medis kepada masyarakat, jelas Haris.

Menurut dia, tidak ada gunanya seorang dengan prestasi akademis tinggi, jika tidak mampu memberikan pelayanan secara baik kepada masyarakat.

Dirinya menganggap lebih baik jika prestasi akademis biasa saja, namun bisa memberikan pelayanan yang baik.

Namun Haris tidak membantah bahwa kemampuan teknis dan akademis juga hal penting dalam pelayanan medis. Karenanya untuk peningkatan sumberdaya manusia, terutama bagi tenaga medis yang baru lulus akan dilakukan sejumlah pelatihan dan bimbingan teknis.

Bimbingan teknis dimaksud Haris berguna untuk memberikan tambahan pengetahuan maupun penyegaran, terutama yang baru lulus, agar mereka pengetahuan medisnya meningkat, sehingga pelayanan kesehatan bisa ditingkatkan pula.

Kan ada bimtek-bimtek. Jadi kita prioritaskan tenaga baru itu. Apalagi ketika mereka sudah mempelajari kondisi di lapangan, akan lebih mudah bagi mereka menyerap ilmu yang dibutuhkan di tempatnya bertugas, paparnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026