
Bawaslu Targetkan Rekrut 1.500 Relawan Pengawas Pemilu

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau menargetkan merekrut sebanyak 1.500 mahasiswa sebagai relawan pengawas Pemilu 2014.
"Kami bekerja sama dengan tiga kampus di Kepri, yaitu Universitas Riau Kepulauan Riau, Universitas Batam, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji. Kami mengupayakan merekrut 500 orang mahasiswa untuk masing-masing kampus," kata Ketua Bawaslu Kepri Razaki Persada yang hubungi dari Tanjungpinang, Jumat.
Ia mengatakan perekrutan relawan itu merupakan kegiatan nasional yang diberi nama Gerakan Nasional Relawan Pengawas Pemilu 2014.
Bawaslu Kepri telah menjadwalkan sosialisasi dan perekrutan mahasiswa sebagai relawan.
Sosialisasi dan perekrutan mahasiswa Universitas Riau Kepulauan Riau dilaksanakan pada 25 November 2013, sedangkan tiga hari kemudian di Universitas Batam, dan pada 2 Desember 2013 di Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Selain itu, Bawaslu Kepri juga berupaya merekrut aktivis dari organisasi kemasyarakatan, seperti Muhamadiyah dan Nahdlatul Ulama.
"Kami juga akan menyosialisasikan pengawasan pemilu dan perekrutan relawan dari unsur ormas," katanya.
Para relawan efektif melaksanakan tugas pengawasan pemilu mulai saat ini. Sistem kerja mereka adalah melaporkan indikasi pelanggaran pemilu kepada panwaslu kecamatan dan kabupaten atau kota.
"Kami akan menyosialisasikan bagaimana indikasi pelanggaran dan bagaimana cara melapor," ujarnya.
Ia mengatakan relawan tidak mendapat honor apapun atas kegiatan pengawasan.
Namun, mereka dapat mendaftarkan dirinya sebagai petugas pengawas pemilu.
"Jumlah petugas diupayakan sama dengan jumlah TPS. Jumlah TPS yang ditetapkan KPU di Kepri sebanyak 3.745 tempat. Mereka mendapat honor transportasi," katanya.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
