
Natuna Waspada Dengue

Natuna (Antara Kepri) - Memasuki musim penghujan pada tahun 2013 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) serta inspeksi saluran pernafasan akut (ISPA).
"Kami berharap agar warga tetap waspada dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) serta infeksi saluran pernafasan (ISPA) pada musim ekstrim saat ini," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, dr. Samsul Rizal saat ditemui di Ranai, Rabu.
Ia mengatakan, memasuki musim hujan otomatis akan banyak genangan air, dan menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Maka dihimbau kepada masyarakat supaya lebih waspada, karena pada musim penghujan ini, perkembangbiakan nyamuk lebih meningkat.
"Pada musim penghujan biasanya perkembangan nyamuk lebih meningkat. Biasanya nyamuk lebih suka pada genangan air di bawah rumah masyarakat serta pada yang airnya kotor dan berbau," Katanya.
Menurut Samsulrizal, berdasarkan pengalaman dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, serangan penyakit batuk dan pilek juga bisa dialami warga. Untuk itu perlu di antisipasi oleh warga, salah satunya dengan menggalakkan dan himbauan agar selalu menjaga kesehatan tubuh juga lingkungan disekitarnya.
"Kita mengajak dan menghimbau kepada warga dan masyarakat, agar selalu menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan sekitarnya, ini dimaksudkan supaya penyakit tidak bisa menghinggapi," ujarnya.
Tambah Samsul, penyakit DBD bisa dicegah dengan melakukan tindakan 3 M, yaitu menguras tempat penampungan air secara rutin, karena akan bisa mengurangi perkembangbiakan nyamuk itu sendiri, menutup rapat tempat penampungan air, serta mengubur barang-barang yang tidak terpakai yang dapat memungkinkan terjadinya genangan air.
"Pencegahan DBD harus sedini mungkin, salah satunya adalah melakukan 3 M tersebut. Diharapkan kepada masyarakat supaya paham dengan penyebab dan bisa melakukan pencegahan agar penderita DBD dan ISPA tidak terjadi apalagi disaat kondisi hujan seperti sekarang ini," katanya. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
