Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam Lelang Ulang Pengelolaan Sampah

Senin, 9 Desember 2013 23:06 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Panitia lelang Pemerintah Kota Batam akan menender ulang pengelolaan sampah setelah pada kualifikasi pertama hanya satu dari 24 perusahaan yang lolos verifikasi keuangan.

"Berdasarkan Peraturan Presiden 67 tahun 2005, proses lelang dapat dilanjutkan jika minimal tiga perusahaan yang lolos. Karena hanya satu yang lolos sampai tahap verifikasi keuangan, maka kami lelang ulang pada awal Januari 2014," kata ketua panitia lelang, Faizal Riza di Batam, Senin.

Ia mengatakan, pada tahap awal ada 24 perusahaan terdiri dari 17 perusahaan dalam negeri dan tujuh perusahaan asing yang mengikuti lelang pengelolaan sampah di Batam.

Namun dalam tahap penjelasan dokumen prakualifikasi yang datang hanya perwakilan dari 22 perusahaan.

"Pada 25 November yang merupakan batas akhir kelengkapan dokumen prakualifikasi hanya ada 9 yang melengkapi berkasnya. Terdiri dari enam perusahaan gabungan dan tiga perusahaan tunggal," kata Riza.

Perusahaan tersebut, kata dia, diantarannya dari gabungan Indonesia-China, Indonesia-Hongkong, China-Shingapura, Jepang-Hongkong.

"Saat evaluasi lanjutan, hanya ada dua yang lolos administrasi. Namun dari dua tersebut, hanya satu yang lolos keuangan, yaitu PT Sita Hitz Itochu Batam yang merupakan konsorsium dari Jepang-Hongkong," kata dia.

Ia mengatakan, dalam lelang ulang akan mengundang perusahaan-perusahaan baru, termasuk perusahaan lama yang tidak lolos dan sudah melengkapi dokumen atau menggandeng perusahaan lain sehingga dinilai layak.

"Bagi perusahaan yang sudah ikut, tidak terbuka kemungkinan bisa mendaftarkan diri lagi. Namun kalau tidak melengkapi dokumen atau menggandeng perusahaan lain, akan sulit lolos," kata Riza.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam Rudi mengatakan perusahaan pemenang akan mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir Telaga Punggur. Sementara untuk pengangkutan dilakukan perusahaan lain.

Rudi mengatakan, pada 2014, Pemkot Batam akan mengambil satu wilayah meliputi Sagulung, Batuaji, Sekupang untuk dikelola. Sementara dua wilayah lain akan diserahkan ke swasta. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026