Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam Optimistis Capai Target Kunjungan Wisman

Rabu, 11 Desember 2013 20:00 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau optimistis mampu mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1.250.000 juta pengunjung sepanjang tahun 2013, meski hingga Oktober baru tercatat 1.058.698 orang asing yang mengunjungi daerah itu.

"Kami optimis, kekurangannya sedikit saja untuk dua bulan November dan Desember," kata Wakil Wali Kota Batam, Rudi di Batam, Rabu.

Ia optimistis, kekurangan wisman sekitar 191 ribu wisman tercapai dalam dua bulan di penghujung 2013 karena berdasarkan trend, jumlah kunjungan turis asing melonjak di akhir tahun.

Apalagi, kata dia menambahkan, pemerintah mengadakan berbagai kegiatan di akhir tahun yang dianggap mampu menarik wisman seperti Batam Great Sale, Kenduri Seni Melayu dan pesta pergantian tahun.

"Saya yakin angka itu (target) terlampaui," kata dia.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri yang menyatakan optimistis mampu mencapai target kunjungan wisman di 2013.

"Ada banyak acara di akhir tahun akhir tahun yang bisa menarik turis," kata dia.

Pemerintah kota, kata dia bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan pemangku kepentingan lainnya terus berupaya menggenjot kunjungan wisman dengan mengadakan berbagai acara.

Yusfa mengakui, Batam tidak memiliki objek wisata yang mampu menyedot perhatian wisman. Makanya pemerintah berupaya mengadakan berbagai acara sebagai gantinya.

Batam juga mengandalkan Meeting, Incentive, Conference dan Exhibitoin untuk menarik kedatangan pengunjung. Namun, kata Yusfa, itu baru dimanfaatkan wisatawan domestik. Sedangkan untuk wisman lebih tertarik untuk bersantai dan berlibur.

"Makanya kami selalu mengagendakan berbagai acara yang dapat menarik wisman," kata Yusfa.

Wisman yang datang ke Batam masih didominasi dari negara-negara jiran seperti Singapura dan Malaysia, yang kemudian diikuti Korea, India, Philipina, China dan Jepang. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026