Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur Janji Tambah Dokter Daerah Terpencil

Selasa, 24 Desember 2013 22:06 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau berjanji pada 2014 menambah jumlah dokter keluarga yang ditempatkan di daerah terpencil untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yang selama ini jauh dari akses kesehatan.

"Pada 2011 kami merekrut 100 dokter untuk tujuh kota/kabupaten di Kepri. Hingga 2013, kami terus menambah jumlahnya. Untuk 2014 belum ditentukan, namun akan kami tambah," kata Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani di Batam, Selasa.

Ia mengatakan, dokter keluarga efektif meningkatkan taraf kesehatan dan memberikan pemahaman hidup sehat bagi masyarakat pesisir.

"Dokter keluarga bisa memberikan pelayanan cepat pada masyarakat tempat ia bertugas. Selain itu, dari beberapa indikasi peningkatan kesejahteraan di Kepri lebih baik dari capaian nasional," kata dia.

Dalam laman resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepri (http://www.dinkesprovkepri.org), dokter keluarga diberi fasilia Gaji Rp7.000.000/bln, asuransi Rp2.200.000/thn, perumahan Rp5.000.000/thn, pakaian Rp1.000.000/Thn. Sementara isentif tambahan dari kabupaten/kota penempatan Rp750.000 sampai Rp7.000.000/bln.

Selain dokter keluarga, Provinsi Kepri juga merekrut Bidan dengan fasilitas gaji Rp4.000.000/bln (berdasarkan kriteria daerah), pakaian Rp1.000.000/thn, isentif tambahan dari kabupaten/kota penempatan sekitar Rp750.000/bln) dan Perumahan.

"Ini sebagai bentuk kepedulian provinsi pada kesehatan masyarakatnya. Kami akan lanjutkan program ini karena efektif kendali layanan kesehatan," kata Sani.

Kepala Dinas Kesehatan Profinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan saat ini seluruh desa di Kepri sudah memiliki bidan.

"Tidak ada lagi desa yang tidak ada bidannya. Bidan yang ditempatkan akan siap membantu masyarakat agar sadar akan pentingnya kesehatan," kata dia.

Menteri Kesehatan, Nafsiah Emboi, Senin malam di Batam mengapresiasi kegiatan pelayanan kesehatan yang diberikan Provinsi kepri dengan penempatan dokter keluarga.

"Semua sudah ada di Kepri. Ini luar biasa dan bisa dicontoh daerah lain," kata dia.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026