
Jalan Engku Putri Batam Lumpuh

Batam (Antara Kepri) - Jalan Engku Putri di Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau lumpuh, ratusan kendaraan taksi terparkir menutupi seluruh badan jalan sehingga tidak ada satu pun kendaraan lain yang bisa lewat, Rabu.
Pengendara supir taksi berunjuk rasa meminta kepastian Wali Kota mengenai pembatasan jumlah armada Taksi Blue Bird yang boleh beroperasi di kota itu.
Sebuah tenda hijau terpasang di tengah jalan antara Kantor Wali Kota dan Kantor DPRD Batam, menjadi tempat puluhan supir taksi beristirahat. Sementara puluhan orang lainnya tidur di Gedung DPRD, sejak Selasa (4/3).
Seorang pengunjuk rasa, Anto, mengatakan akan tetap berunjuk rasa dan tinggal di sekitar Engku Putri.
"Sampai ada kepastian, kami akan di sini," kata dia.
Sementara Wali Kota Batam Ahmad Dahlan belum bisa menemui pengunjuk rasa karena menghadiri pembahasan Musrembang tingkat Kecamatan Batam Kota.
Sementara itu, Kapolres Barelang Kombes Pol Mohammad Hendra Suhartiyono meminta pengunjuk rasa untuk tetap tenang dan menjaga ketertiban keeamanan.
Ia meminta pengunjuk rasa tidak mengganggu pelaksanaan MTQ tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri.
Sementara itu, warga Batam mengeluhkan demonstrasi yang dilakukan pengendara taksi yang menutup akses sepanjang Jalan Engku Putri.
"Tolonglah hormati kami juga, jadi susah mau lewat," kata warga Batam Leni yang terpaksa berjalan kaki menuju Kantor Imigrasi Batam.
Jalan Engku Putri adalah jalan umum menuju pusat pemerintahan, ada beberapa kantor penting di sepanjang jalan itu seperti Kantor Kejaksaan, Masjid Raya, Kantor Wali Kota, Kantor DPRD, Kantor b'right PLN Batam dan Kantor Bank Indonesia.
"Kalau jalan ditutup, bayangkan bagaimana orang-orang itu bekerja, ini menyusahkan semua orang, karena kantor-kantor di jalan itu kantor penting," kata dia.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
