
Pemkot Batam Siapkan Wisata Malam Kampung Bule

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, menyiapkan wisata malam ke Kampung Bule untuk sekitar 5.000 prajurit Angkatan Laut dari 17 negara peserta Latihan Bersama Komodo 29 Maret hingga 4 April 2014.
"Untuk wisata malam ke Kampung Bule, kami siapkan antar jemput," kata Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Objek Wisata Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Batam Rudi Panjaitan di Batam, Jumat.
Pemkot Batam menyiapkan beberapa bus untuk mengantar dan menjemput peserta Latma Komodo dari hotel atau pelabuhan ke Kampung Bule yang terletak di Kawasan Bisnis Nagoya.
Kampung Bule merupakan nama yang diberikan masyarakat untuk beberapa blok rumah toko di Nagoya sejak belasan tahun lalu. Kawasan Ruko itu dipenuhi bar, pub dan kave ala "barat".
"Kalau peserta latma ingin hiburan malam, atau sekedar minum-minum, bisa di sana," kata dia.
Kehadiran sekitar 5.000 orang peserta Latma Komodo yang terdiri dari prajurit angkatan laut 17 negara diharapkan dapat menggairahkan perekonomian Batam. Karena selain untuk latihan bantuan bencana alam, diharapkan peserta juga akan berbelanja dan menikmati fasilitas di Batam.
Selain mengantar peserta Latma Komodo ke Kampung Bule, pemerintah kota juga menyiapkan bus untuk antar jemput ke tiga pusat pertokoan di Batam, Harbour Bay, Mega Mal dan Nagoya Hill untuk berbelanja.
"Entah berbelanja kebutuhan atau sekedar oleh-oleh," kata dia.
Pemerintah bekerjasama dengan perusahaan jasa kartu keanggotaan Card Solution untuk memberikan diskon khusus peserta Latma Komodo yang berbelanja di Batam.
"Tentunya diskon diberikan dari 'tenant' yang bekerja sama dengan card solution. Besaran diskonnya beragam, antara 20 sampai 70 persen," kata Rudi.
Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan membuka acara yang diselenggarakan di Batam, Natuna dan Anambas, Kepulauan Riau. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
