
Komisi X Pastikan Soal UN Tidak Bocor

Batam (Antara Kepri) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Asman Abnur memastikan soal ujian nasional tidak bocor, meski puluhan amplop soal tiba di sejumlah sekolah di Kota Batam Kepulauan Riau dalam kondisi robek.
"Tidak ada kebocoran soal, amplop robek karena perjalanan yang jauh," kata Asman Abnur usai meninjau pelaksanaan UN di SMKN 4 dan SMAN 1 Kota Batam, Senin.
Menurut dia, ada dua kemungkinan amplop soal sobek di sekolah, yaitu karena perjalanan panjang dari Bandung ke Kepri karena pengemasan amplop yang tidak bagus, dan adanya upaya untuk mengintip dan mengambil soal.
Namun, menurut dia, kemungkinan adanya upaya mengintip dan mengambil soal sangat kecil. Karena distribusi dari Bandung ke Pelabuhan Kijang, Bintan hingga ke sekolah-sekolah dilakukan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
"Kemungkinan itu disengaja untuk melihat soal, agak tipis. Karena distribusi dijaga polisi," kata dia.
Hal senada dikatakan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo yang mengatakan amplop soal robek bukan akibat perbuatan disengaja, melainkan karena tumpukan yang berat hingga rusak.
"Karena robeknya hanya koyak sedikit-sedikit saja, susah melihat soal. Lagi pula, bagian depannya itu bukan langsung soal, tapi petunjuk," kata Wakil Gubernur.
Meski begitu, Wakil Gubernur berharap pengemasan amplop soal dilapisi plastik agar tidak mudah robek dan kerahasiaan soal suara terjaga.
Apalagi, kata Wagub, Kepri adalah daerah kepulauan. Distribusi soal dilakukan menggunakan kapal laut, sehingga jika kemasan amplop soal tidak baik, maka akan mudah rusak.
"Untung sekarang sedang tidak hujan. Kalau sempat hujan, bisa bahaya, soal-soal basah," kata Wagub.
Sementara itu, mengenai pelaksanaan UN, menurut dia, relatif berjalan baik, tanpa kendala berarti.
"Saya harap kelulusan setinggi-tingginya. Kalau bisa 100 persen," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
