Logo Header Antaranews Kepri

Polres Karimun Kejar Tahanan Kabur

Senin, 2 Juni 2014 10:55 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau, mengerahkan tim gabungan untuk mengejar Hendri alias Hen bin Mahidin, tahanan kasus pencurian dengan pemberatan yang kabur dari sel markas kepolisian setempat, Selasa (27/5).

"Tim gabungan terdiri dari seluruh satuan, termasuk personel di polsek saya instruksikan untuk melakukan pengejaran terhadap tahanan yang kabur," kata Kepala Polres Karimun AKBP Dwi Suryo Cahyono di Tanjung Balai Karimun.

Kapolres mengatakan tim gabungan itu disebar di sejumlah pelabuhan, baik pelabuhan resmi maupun pelabuhan rakyat untuk mencegah keluarnya tahanan tersebut dari Pulau Karimun Besar.

Menurut dia, tersangka kemungkinan besar masih bersembunyi di suatu tempat di Pulau Karimun Besar sehingga ia meminta tim yang melakukan pengejaran memperketat pengawasan di semua pelabuhan agar tersangka tidak lolos ke pulau atau daerah lain.

"Pada pencarian pekan lalu, tersangka sempat terlacak dekat hutan bakau di pinggir pantai di Pasir Panjang. Tapi yang bersangkutan berhasil melarikan diri dengan menyelam ke dalam air," katanya.

Ia mengimbau warga masyarakat membantu jajarannya dengan memberikan informasi jika menemukan seseorang yang mirip dengan tersangka.

Foto tersangka, menurut dia, sudah disebar di setiap RT dan RW serta di polsek-polsek agar warga bisa mengetahui ciri-ciri tersangka.

Ia mengatakan, warga dapat menginformasikan jika menemukan tersangka dengan menghubungi Brigadir Erianto dengan nomor HP 085376702001 dan Briptu Tyson Lumban Gaol dengan nomor HP 082283328833, atau ke Polres dengan nomor HP 082112938123.

"Kami mengapresiasi kerja sama dari warga dalam membantu melacak keberadaan tersangka," ucapnya.

Hendri alias Hen (27) kabur dari tahanan bersama dua tahanan lain, yaitu dua Samuddin Harahap dan Darman Pita. Samuddin menyerahkan diri pada Rabu pekan lalu, sedangkan Darman Pita tertangkap saat hendak melarikan diri menggunakan boat pancung sewaan di sekitar perairan Pulau Merak, Kecamatan Meral pada Kamis (29/5) malam.

Ketiga tahanan kabur berawal dari padamnya listrik di Mapolres Karimun, Selasa (27/5) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kala itu, Wakil Kepala Jaga Brigadir Dampi HS memerintahkan Bripda Roy untuk menyalakan lilin di ruang tahanan. Dan, tidak lama kemudian Brigadir Dampi masih melakukan pengecekan di ruang tahanan.

Sekitar pukul 07.50 WIB, saat serah terima piket penjagaan, seorang anggota piket fungsi intel Briptu Ricki memberitahukan bahwa tahanan berteriak memanggil teman sebelah sel, namun tidak ada jawaban. Kemudian, anggota piket lainnya Bripda Roy mengecek tahanan yang ternyata ketiganya sudah tidak ada.

Ketiganya kabur dengan menjebol plafon kamar mandi kemudian membuka papan penyekat yang membatasi plafon bagian atas kamar mandi.

Selanjutnya, mereka membengkokkan besi di atas plafon kamar mandi tersebut hingga renggang dan menjebol plafon bagian belakang sel nomor 3 selanjutnya kabur dengan melompati pagar belakang Mapolres Karimun. (Antara)

Editor: Nusarina Yuliastuti



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026