Logo Header Antaranews Kepri

Pemprov Syukuran MTQ Nasional

Senin, 16 Juni 2014 18:23 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengadakan malam syukuran atas suksesnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXV di Batam 6-13 Juni 2014.

Pemerintah mengundang dan menyantuni ratusan anak yatim dari berbagai yayasan yang ada di Batam sebagai tanda syukur pemerintah dalam acara yang digelar di Astaka MTQ Batam, Minggu.

Gubernur Kepri Muhammad Sani mengatakan kesuksesan MTQ berkat kekompakan antara seluruh panitia dan masyarakat Kota Batam dan Kepri pada umumnya.

"Kekompakan itu sama-sama diketahui saat pelaksanaan, sehingga penyelenggaraan bisa berjalan dengan baik," kata Gubernur.

Suksesnya MTQ di Batam tidak hanya diakui oleh panitia dan pemerintah saja, kata Gubernur, namun juga oleh kafilah dan pejabat pemerintah pusat dan pemerintah daerah lain yang datang ke Batam.

Kesuksesan pelaksanaan MTQ, kata Gubernur, ditandai dengan ramainya pengunjung yang menyaksikan. Berdasarkan data yang disebutkan Wali Kota Batam, sebanyak 15.000 pengunjung dari dalam dan luar kota datang ke arena MTQ.

"Data dari Wali Kota tadi, 15.000 pengunjung tumpah ruah di Batam. Ini menentukan," kata Gubernur.

Makin banyak pengunjung mengindikasikan semakin banyak yang mendengar tilawah Al Quran, dan diharapkan makin banyak mengaplikasikan nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Di tempat yang sama Ketua Panitia MTQ Nasional Soerya Respationo mengatakan bangga, karena kesuksesan sebagai panitia dan penyelenggara dilengkapi dengan sukses prestasi dengan menjadi Juara Umum dan merebut Piala Presiden.

"Sukses prestasi bukan hal yang mudah. Kafilah sudah kami persiapkan sejak jauh-jauh hari dengan pelatihan yang matang," kata pria yang juga Ketua LPTQ Kepri dan Wakil Gubernur Kepri itu.

Wakil Gubernur berterimakasih atas kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat Batam dan Kepri yang bersama-sama menyukseskan pelaksanaan MTQ. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026