
Asap Kiriman Kembali Selimuti Batam

Batam (Antara Kepri) - Asap kiriman dari Sumatera Selatan dan Jambi kembali menyelimuti Kota Batam sejak Senin pagi meski belum mengganggu penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Penerbangan masih normal tidak terlalu terganggu oleh kabut asap yang menyelimuti udara Batam," kata prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam, Aditiya di Batam, Senin.
Ia mengatakan, asap yang menyelimuti udara Kota Batam kemungkinan masih berasal dari daratan sumatera selatan dan Provinsi Jambi.
"Untuk di Batam sendiri tidak terpantau titik api. Kemungkinan memang asap kiriman dari dua provinsi tersebut," kata dia.
Ia mengatakan, jarak pandang rata-rata masih sekitar 5.000-8.000 meter. Angin dari arah ternggara hingga barat daya dengan kecepatan 5-40 km/jam.
"Secara umum masih aman bagi lalulintas penerbangan darat, laut, maupun udara," kata Aditiya.
Kepala Keselamatan Penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Indah Irwansyah mengatakan hingga Senin siang tidak ada gangguan penerbangan dari kabut asap yang menyelimuti kota.
"Tidak ada gangguan penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Hingga saat ini semua masih normal," kata dia.
Sejumlah pengendara kendaraan bermotor roda dua menyatakan bau asap sudah sangat tercium sementara asap juga membuat mata pedih.
"Dari pagi udara sudah tidak enek. Asap mengganggu pernafasan dan penglihatan terutama saat mengendarai motor," kata Juanda.
Ia mengatakan, harus ekstra hati-jati karena jarak pandang juga tidak sejauh biasanya terlebih lalulintas di Batam sangat padat.
Hampir setiap kali terjadi kebakaran di Sumatera Daratan selalu mengakibatkan wilayah Kota Batam diselimuti kabut asap kiriman. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
