
DPRD Nilai Pemkot Batam Tidak Sensitif Musibah

Batam (Antara Kepri) - DPRD Kota Batam Kepulauan Riau menilai Pemerintah Kota tidak sensitif terhadap berbagai musibah yang terjadi di Indonesia dengan tetap melaksanakan pesta tahun baru meriah, lengkap dengan kembang api.
"Kejadian kecelakaan pesawat AirAsia merupakan tragedi negara kita. Masyarakat harus memiliki rasa prihatin, apalagi pemerintah," kata anggota Komisi II DPRD Batam, Aman, di Batam.
Pemerintah Kota Batam tiba-tiba membuat kebijakan mengadakan pesta kembang api sehari sebelum acara 31 Desember 2014. Padahal kembang api tidak dianggarkan dalam APBD dan tidak ada dalam perencanaan acara.
Meskipun acara pergantian tahun sudah direncanakan, namun seharusnya Pemkot Batam dapat menyesuaikan dengan kondisi bangsa yang sedang dilanda banyak musibah.
"Walaupun tahun baru, pemerintah punya rencana besar, seharusnya bisa diperkecil. Pemerintah tidak mengadakan hura-hura, cenderung prihatin. Pemkot belum sensitif, ke depan harus lebih sensitif," kata dia.
Senada dengan Aman, Ketua Komisi IV DPRD Batam Riky Indrakari mengecam Pemkot yang tetap mengadakan pesta tahun baru dengan kembang api.
"Pemkot Batam bukan hanya tidak sensitif tetapi cenderung tidak bisa membedakan mana program yang penting, yang mendesak dan yang perlu dilakukan segera," kata dia.
Ketua Komisi II DPRD Batam Yudi Kurnain memastikan pesta kembang api tidak masuk dalam anggaran APBD 2014.
Ia menduga kembang api yang memeriahkan Kenduri Akhir Tahun Pemkot Batam 2015 merupakan sumbangan dari pihak swasta.
"Dalam pembahasan anggaran, kembang api tidak dianggarkan. Kemungkinan itu dari swasta," kata dia.
Jika kembang api dari swasta, maka menurut Yudi, tidak ada yang menyalahi aturan.
"Itu kepedulian pengusaha yang antusias. Dari sisi penganggaran sudah baik," kata dia.
Mengenai pesta pora saat banyak musibah di Indonesia, ia mengatakan tidak perlu direspon dengan meniadakan kegiatan yang sudah direncanakan.
"Sebagai pribadi saya prihatin. Tapi kembang api dimana-mana, tidak bisa dilarang," kata dia.
Pemkot Batam tetap mengadakan Kenduri Akhir Tahun 2015 sebagai penutup rangkaian peringatan HUT Batam yang ke-185 di Dataran Engku Putri, Rabu (31/12).
Kegiatan itu dimeriahkan kembang api serta hiburan dari penyanyi dangdut yang sengaja didatangkan dari ibu kota Jakarta.
Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata memastikan kembang api yang diluncurkan tidak berasal dari APBD, melainkan pihak sponsor. Sayang ia enggan menyebutkan nama sponsor yang menyumbangkan kembang api. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
