Logo Header Antaranews Kepri

Pasokan Beras Batam Aman Hingga Maret

Selasa, 24 Februari 2015 16:38 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pasokan beras di Kota Batam Kepulauan Riau diperkirakan masih cukup hingga Maret, kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Selasa.

Hal itu dipastikan setelah Pemkot Batam berkoordinasi dengan Bulog Batam, menyikapi turunnya pasokan beras di Pulau Jawa akibat gagal panen.

"Stok masih cukup untuk tiga sampai empat pekan ke depan," kata Kepala Dinas.

Harga beras pun dipastikan masih terkendali. Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Batam sudah turun ke pasar untuk melakukan cek harga, dan dipastikan harga relatif stabil, rata-rata Rp7.000 per kg.

Disperindag juga melakukan pantauan ke distributor beras, dan diketahui pasokan masih cukup.

"Di gudang relatif tidak ada persoalan, di Batam belum berimbas kejadian di Jawa. Tidak ada lonjakan kenaikan harga," kata dia.

Meski begitu, pemerintah tetap akan melakukan pengawasan dan pemantauan untuk memastikan ketersediaan pasokan beras.

Pemkot juga akan menggelar rapat terbatas bersama Bulog, Bagian Ekonomi Pemkot Batam untuk membahas langkah antisipasi gejolak pangan pada pekan depan.

Ditanya mengenai kemungkinan impor, ia mengatakan bisa saja terjadi, bila memenuhi ketentuan.

"Importasi dimungkinkan bila ketersediaan lokal terbatas, gagal panen dan sebagainya," kata dia.

Ada tiga hal yang menjadi syarat impor beras, yaitu demi kestabilan harga, terjadi panen dalam negeri yang terbatas dan rawan pangan.

Sementara itu, Kepala Subdivre Bulog Batam, Pengadilan Lubis meyakinkan pasokan beras di kota itu cukup.

Harga beras di pasaran pun normal, karena masih di bawah Rp7.000 per kg.

Dengan kondisi itu, menurut dia belum perlu langkah antisipasi berlebihan terkait dengan gagal panen di Pulau Jawa.

"Kalaupun mengadakan operasi pasar, tidak akan laku bila di bawah harga itu," kata dia.

Mengenai harga beras yang relatif stabil, menurut dia itu karena Bulog sudah menyelesaikan pendistribusian beras miskin (Raskin).

"Akibat raskin sudah lancar harga di lapangan turun otomatis," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026