
Wagub Diminta Selesaikan Lahan Trans Batubi

Saya akan sampaikan persoalan ini ke pak Presiden agar bisa segera ditindak lanjuti. Semoga ini bisa berhasil, saya tahu apa yang bapak ibu harapkan, mohon doanya
Natuna (Antara Kepri) - Warga Trans Batubi di Natuna meminta Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo membantu menyelesaikan persoalan lahan masyarakat transmigrasi yang hingga kini belum ada kejelasan.
Permintaan tersebut disampaikan masyarakat dalam acara dialog Gubernur Kepri Soerya Respationo dengan warga transmigrasi di Desa Batubi Jaya,
Selasa (28/4).
Kepala Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, Slamet mengatakan ada tiga poin lokasi yang akan disertifikasikan dulunya, yakni ada untuk Lahan Pekarangan 0,5 hektare, lahan untuk tanaman pangan 1 hektare atau disebut Lahan Usaha (LU-1) dan Lahan Usaha 2 (LU-2) untuk tanaman Sawit seluas 2 hektare.
"Selain sertifikasi ada juga terkait pengembalian fungsi LU-1 sebagai lahan pangan, karena beberapa lokasi LU-1 malah ada yang masuk tanaman sawit oleh PT. Medco yang dulunya ditunjuk Depnakertrans. Mohon pak Wagub bisa membantu menyelesaikan persoalan ini," katanya.
Slamet mengaku sertifikasi lahan adalah permintaan utama masyarakat transmigrasi untuk memiliki lahan secara legal.
"Belum bisa dikatakan lahan kami, sertifikatnya aja belum ada," paparnya.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Kepri, Soeryo Respationo mengaku akan segera menyampaikan persoalan lahan warga transmigrasi ke Presiden Joko Widodo.
"Saya akan sampaikan persoalan ini ke pak Presiden agar bisa segera ditindak lanjuti. Semoga ini bisa berhasil, saya tahu apa yang bapak ibu harapkan, mohon doanya agar apa yang kita harapkan bisa terwujud," jelasnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Zam Jambak
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
