Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur Kepri: Karakter Pelajar Perlu Diperbaiki

Jumat, 14 Agustus 2015 17:26 WIB
Image Print
Sejak tiga tahun terakhir ada mata pelajaran budi pekerja di setiap sekolah. Mata pelajaran ini memuat nilai-nilai yang terkandung dalam Gurindam 12 dan Pancasila

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Karakter pelajar perlu diperbaiki untuk melahirkan generasi muda yang berkualitas, kata Gubernur Kepulauan Riau HM Sani seusai upacara peringatan Hari Pramuka di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat.

"Karakter mempengaruhi sifat dan sikap, karena itu perlu diperhatikan secara serius untuk kepentingan bangsa dan negara di masa akan datang," ujarnya.

Sani menambahkan perhatian pemerintah daerah di Kepri terhadap permasalahan itu relatif tinggi. Sejak tiga tahun terakhir upaya untuk memperbaiki karakter pelajar dimulai dari sekolah.

Pemerintah mengadopsi pasal-pasal dalam Gurindam 12, karya Raja Ali Haji sebagai bahan pelajar sekolah. Setiap pasal dalam Gurindam 12 memuat memiliki nilai agama, persatuan dan kesatuan dan moral yang tinggi.

"Sejak tiga tahun terakhir ada mata pelajaran budi pekerja di setiap sekolah. Mata pelajaran ini memuat nilai-nilai yang terkandung dalam Gurindam 12 dan Pancasila," ucapnya.

Dia mengemukakan perbaikan terhadap karakter anak bangsa merupakan kebutuhan penting, karena itu tidak boleh diabaikan. Kebijakan memperbaiki karakter pelajar bukan disebabkan moral mereka terkikis akibat pengaruh budaya asing.

Kebijakan itu diberlakukan untuk mempersiapkan mereka sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas.

Mereka dipersiapkan menjadi generasi muda yang siap bekerja keras sesuai dengan ketrampilan dan keahliannya.

"Mereka juga dipersiapkan menjadi pemimpin. Mereka diharapkan menjadi pemimpin yang cerdas, tegas, bermoral dan berkualitas," katanya.

Menurut dia, sejauh ini kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur di Kepri relatif sedikit dibanding daerah lainnya. Bahkan sampai sekarang belum ditemukan adanya gerakan-gerakan yang dilakukan generasi muda yang dapat memecahbelahkan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kerukunan umat beragama di Kepri berjalan dengan baik, karena nilai-nilai agama, saling menghargai dan kebersamaan diterapkan," ucapnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026