
BPS Survei Kebutuhan Beras Tanjungpinang 2016

Dari survei itu juga kami bisa mengetahui jenis beras, serta jumlah perusahaan yang mengeluarkan produk beras tersebut
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang berencana melakukan survei kebutuhan beras rumah tangga pada 2016 mendatang.
Rencana yang disampaikan Ketua BPS Tanjungpinang, Hamizar pada Antara tersebut, berfungsi untuk mengukur kekuatan kebutuhan komoditas tersebut di lingkup rumah tangga masyarakat Kota Tanjungpinang.
"Dari survei itu juga kami bisa mengetahui jenis beras, serta jumlah perusahaan yang mengeluarkan produk beras tersebut," ucap Hamizar, Jumat.
Perihal ini juga menyangkut mekanisme pemasaran beras dan perolehan beras tersebut hingga sampai ke rumah tangga, serta mendapatkan informasi daerah pemasok komoditas beras tersebut hingga sampai ke Tanjungpinang.
"Untuk itu, saat ini rencana survei tersebut kami informasikan ke pihak kelurahan dan kecamatan, supaya mereka mendukung dan tau bahwa 2016 BPS Kota Tanjungpinang melakukan survei beras ke rumah tangga di wilayah mereka," tuturnya.
Menurut Hamizar, survei yang akan dilakukan BPS Kota Tanjungpinang tersebut tidak dikaitkan dengan tujuan ketahanan pangan. Karena, perihal ketahanan pangan berdekatan dengan krisis partanian yang mempengaruhi pangan itu sendiri.
"Kalau survei ketahanan pangan sudah kami lakukan pada 2013 lalu, lagipula ada rentang waktu kapan survei ketahanan pangan tersebut bisa dilakukan kembali," paparnya.
Survei komoditas beras rumah tangga ini juga tidak berkaitan dengan Bulog, mengingat hubungan kerjasama BPS Kota Tanjungpinang dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut, sebatas mengukur ketersediaan bahan pangan yang berada di Bulog. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Saud MC
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
