
Gubernur Kepri: Pemuda Harus Waspadai Pengaruh ISIS

Pemuda paling mudah terpengaruh untuk masuk ke dalam paham-paham seperti itu. Pengaruh paham itu bisa berasal dari keluarga, pergaulan serta lingkungan
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemuda harus mewaspadai dan membentengi dirinya terhadap pengaruh Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS yang merambah ke berbagai kalangan, kata Penjabat Gubernur Kepulauan Riau Agung Mulyana di Tanjungpinang, Jumat.
"Kami berharap para pemuda tidak mudah terprovokasi untuk masuk ISIS," tambahnya.
Pernyataan Agung tersebut sehubungan dengan masuknya salah seorang pejabat di Badan Pengusahaan Batam (sebelumnya Otorita Batam) ke dalam ISIS. Pejabat tersebut bersama sejumlah keluarganya sudah berangkat ke Irak beberapa bulan lalu.
"Kondisi itu menandakan ISIS mulai mempengaruhi Kepri, karena itu perlu diantisipasi," ujarnya.
Agung menegaskan ajaran ISIS merupakan ajaran sesat, yang merugikan masyarakat. Gerakan ISIS telah membuat ribuan orang menderita.
Pemuda merupakan unsur yang paling rentan terpengaruh untuk masuk ke dalam paham radikal tersebut. Namun paham itu tidak akan mudah mempengaruhi pemuda yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Pemuda juga harus membuat perencanaan untuk masa depannya. Perencanaan itu akan berhasil bila aktivitasnya sehari-hari diwarnai dengan kegiatan positif.
Mereka harus mendapatkan pendidikan yang tinggi, bekerja dan melakukan kegiatan yang bermanfaat.
"Pemuda paling mudah terpengaruh untuk masuk ke dalam paham-paham seperti itu. Pengaruh paham itu bisa berasal dari keluarga, pergaulan serta lingkungan. Dari keluarga pula paham dan lingkungan paham itu juga dapat diantisipasi," ucapnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
