
Cuaca Buruk Belum Pengaruhi Pelayaran Batam

Hingga saat ini kapal masih berlayar. Jarak pandang masih aman untuk pelayaran
Batam (Antara Kepri) - Cuaca buruk disertai petir dan hujan lebat yang melanda perairan Batam, Kepulauan Riau, sejak Selasa pagi belum mengganggu transportasi laut dari kota industri tersebut.
"Hingga saat ini kapal masih berlayar. Jarak pandang masih aman untuk pelayaran," kata Syahbandar Pelabuhan Umum Telaga Punggur Batam Erwin Sjafrizal di Batam, Selasa siang.
Sejak pagi, hampir seluruh wilayah daratan dan perairan Batam diguyur hujan lebat. Mendung gelap hingga siang ini (11.00 WIB) masih nampak. Hujan masih terus mengguyur.
"Kami masih terus memantau kondisi di perairan. Kami juga berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui perubahan cuaca yang mendadak," kata dia.
Meskipun masih aman untuk kegiatan pelayaran kapal feri, kata Erwin, seluruh nahkoda yang berlayar dari Batam diimbau lebih waspada dan hati-hati.
Semua alat navigasi juga wajib dinyalakan meskipuan pada siang hari agar kapal-kapal lain bisa melihat sehingga menghindari kecelakaan di laut karena jarak pandang yang terbatas.
"Kami sudah tekankan pada seluruh nakhoda agar lebih hati-hati selama pelayaran. Kondisi di tengah laut bisa saja berubah dengan sangat cepat," kata Erwin.
Pelabuhan Umum Telaga Punggur yang terletak pada sisi timur Pulau Batam melayani pelayaran ke Tanjung Uban dan Tanjungpinang di Pulau Bintan, serta Dabo Lingga dengan kapal feri.
Selain hujan lebat, memasuki musim angin utara (November-Februari) gelombang laut pada sejumlah rute pelayaran dari Batam khususnya menuju Lingga juga tinggi.
BMKG dalam beberapa hari terakhir sudah memeringatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter pada perairan Natuna yang juga masuk wilayah Provinsi Kepri.
Sementara itu, hujan lebat juga belum mengganggu jadual penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
