
Sani-Nurdin Klaim Menangi Pilkada Kepri

Dari data itu, tidak mungkin terkejar lagi, karena sisanya hanya 4 persen. Kami menyatakan menang
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 2 HM Sani-Nurdin Basirun (SANUR) mengklaim berhasil memenangi Pilkada Kepri dengan perolehan suara mencapai 53 persen, berdasarkan hitung cepat Metro TV dan data internal.
Dalam konferensi pers di Posko Kemenangan SANUR di Jalan Wiratno Tanjungpinang, Rabu, Sani mengatakan data tersebut berdasarkan perhitungan 96 persen pemilih yang menggunakan hak suaranya di TPS.
Sementara berdasarkan hitung cepat Metro TV, pasangan calon nomor urut 2 Soerya Respationo-Ansar Ahmad memperoleh suara 46 persen.
"Dari data itu, tidak mungkin terkejar lagi, karena sisanya hanya 4 persen. Kami menyatakan menang," katanya.
Dia mengatakan SANUR memperoleh suara terbanyak di lima kabupaten dan kota yakni Batam, Karimun, Tanjungpinang, Lingga dan Natuna. SANUR hanya kalah di Anambas dan Bintan.
"Kami akan menjaga suara tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Penjagaan oleh tim SANUR sampai KPU Kepri mengumumkan hasil pilkada," ujarnya.
Sani mengatakan kemenangan yang diraih dalam pilkada ini merupakan kemenangan rakyat Kepri. Karena itu SANUR dan rakyat Kepri wajib mensyukurinya.
"Ini keberhasil rakyat, wajib disyukuri," ujarnya.
Dia mengemukakan sejak awal tetap tenang dalam menghadapi pilkada. Karena itu, lanjutnya selama proses pilkada dijalani tanpa ada hambatan yang berarti.
"Kami berharap tidak ada pergesekan. Tim SANUR tetap tenang," katanya.
Pantauan Antara, ratusan warga Tanjungpinang sejak tadi sore hingga berita ini disiarkan masih berkumpul di Posko Pemenangan SANUR di Jalan Wiratno Tanjungpinang. Mereka bersalaman dengan Sani, dan mengucapkan selamat.
Puluhan anggota polisi bersenjata lengkap juga berjaga-jaga di Posko Pemenangan SANUR. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
