
Pemkot Batam Beri Peringatan Delapan Transporter Sampah

Ada delapan transporter yang melanggar, jenis pelanggarannya beragam, semuanya diberikan sanksi peringatan pertama
Batam(Antara) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau memberikan surat peringatan pertama kepada delapan kendaraan pengangkut sampah industri yang menyalahi aturan pembuangan limbah ke tempat pembuangan akhir Telaga Punggur.
"Ada delapan transporter yang melanggar, jenis pelanggarannya beragam, semuanya diberikan sanksi peringatan pertama," kata Kepala Bidang Peningkatan dan Pelayanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam Edward Purba di Batam, Senin.
Delapan transporter sampah itu merupakan rekanan dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri, untuk mengangkut sampah dari TPS di perusahaan ke TPA Telaga Punggur.
Dari delapan transporter yang melanggar, enam di antaranya diberi sanksi karena tidak memiliki izin membuang sampah di TPA Telaga Punggur, dan dua transporter lainnya karena mengangkut sampah secara terbuka, tanpa jaring.
Ia menyatakan masih banyak transporter yang masih enggan mengurus izin membuang sampah di TPA.
"Itu karena mereka tidak tahu, ada juga yang tidak mengurus izin untuk menghindari retribusi. Karena setiap masuk mereka harus bayar retribusi Rp25 ribu per ton," kata dia.
Ia meminta seluruh transporter sampah untuk mengurus izin membuang sampah di TPA Telaga Punggur.
"Diharapkan kepada transporter yang sudah kadaluarsa masa berlaku surat izin nya agar segera mengurus kembali surat izinnya ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam dan bagi yang belum melengkapi berkas lainnya diharapkan sesegera mungkin melengkapi berkas tersebut," kata dia.
Hingga saat ini, DKP Batam baru mengeluarkan izin untuk 57 transporter sampah.
"Dengan adanya penertiban kebersihan akan dapat memberikan shock therapy kepada masyarakat Kota Batam yang belum sadar untuk membuang sampah tidak disembarang tempat dan buanglah sampah ke dalam wadah sampah yang disiapkan oleh pemerintah agar terwujudnya Kota Batam yang bersih, hijau, indah dan nyaman," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
