Logo Header Antaranews Kepri

Kapolda Kepri Siap Amankan Perbatasan dari Teroris

Rabu, 20 Januari 2016 13:04 WIB
Image Print
Kepri wilayah perbatasan yang menjadi daerah transit dan perlintasan antarnegara yang rawan terhadap berbagai ancaman keamanan termasuk terorisme

Batam (Antara Kepri) - Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian menyatakan jajarannya siap mengamankan seluruh wilayah termasuk dari ancaman gerakan radikal dan terorisme.

"Kepri wilayah perbatasan yang menjadi daerah transit dan perlintasan antarnegara yang rawan terhadap berbagai ancaman keamanan termasuk terorisme," kata dia di Batam, Rabu.

Dalam sejarahnya, banyak pelaku kejahatan yang ditangkap pada wilayah lain singgah dan tinggal di Batam. Hal itu menunjukkan bahwa Kepri termasuk Batam perlu pengawasan ketat.

Kasus terakhir adalah ditangkapnya pria asal Arab Saudi, buronan negara tersebut yang sudah beberapa bulan tinggal dan menetap di Batam. Dalam operasi tersebut, akhirnya buronan dibawa ke negara asal dengan pesawat khusus.

Selanjutnya jajaran Polda Kepri juga mengawasi pergerakan organisasi Gafatar yang dinyatakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingat organisasi tersebut sudah tercatat berada di Kepri sejak 2012. Sejumlah kegiatan khususnya sosial sudah dilaksanakan di Batam.

"Kami akan melakukan pengawasan sebaik mungkin. Saat ini Polda Kepri juga masih berlakukan Siaga 1 atas peledakan yang terjadi di Jakarta beberapa hari lalu," kata Kapolda.

Pria yang juga sempat menjabat Kabid Regident Korlantas Mabes Polri itu juga meminta peran serta seluruh lapisan masyarakat agar peduli terhadap lingkungan masing-masing dan melaporkan jika terjadi kejanggalan-kejanggalan atau hal yang mencurigakan.

"Sejak terjadinya teror bom di Jakarta, saya sudah meninjau sejumlah objek vital dan kawasan strategis di Batam. Personel juga disiagakan untuk memastikan kondisi aman," kata Sam.

Hingga saat ini pengaman ekstra masih terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan, objek-objek vital, pelabuhan laut dan bandara oleh Polres/Kapolresta jajaran Polda Kepri.

Petugas juga memperbanyak razia terhadap kendaraan, orang, maupun barang guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Perwira tinggi asal Cirebon Jawa Barat tersebut juga mengapresiasi gerakan masyarakat yang menyatakan tidak takut terhadap aksi terorisme dan menyatakan untuk sama-sama melawan terorisme di Indonesia.

"Masyarakat tidak perlu resah dan merasa takut atas ancaman bom dan ledakan yang terjadi di wilayah ibu kota tersebut. Namun tetap harus tetap selalu waspada. Mari sama-sama lawan terorisme," kata Kapolda Kepri kesembilan itu. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026