Logo Header Antaranews Kepri

Tanjungpinang Rencanakan Kampung KB

Jumat, 26 Februari 2016 23:00 WIB
Image Print
Pembentukan Kampung KB berpatokan pada pemakaian alat kontrasepsi, usia melahirkan, serta usia perkawinan.

Tanjungpinang (Antara Kepri ) - Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani berencana membentuk Kampung Keluarga Berencana (KB) yang akan dipilih satu dari enam RW yang diusulkan pada 2016.

"Sejumlah RW yang kami usulkan menjadi Kampung KB ini adalah kawasan dengan nilai terendah dari berbagai sektor. Di antaranya tingginya tingkat kemiskinan dan tingkat kumuhnya," kata Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, Jumat.

Menurutnya, perihal Kampung KB tersebut harus dimiliki pemda setempat, minimal satu kota atau kabupaten memiliki satu Kampung KB.

Meskipun masih dalam proses, sambung Ahmad Yani, secara umum yang disebut sebagai Kampung KB ini harus merujuk pada beberapa indikator seperti tingkat kekumuhan, daerah pesisir, dan daerah tertinggal.

Sedangkan kriteria khusus, pembentukan Kampung KB tersebut berpatokan pada pemakaian alat kontrasepsi rendah di bawah lima persen, usia melahirkan dibawah lima persen atau di usia muda, serta usia perkawinan pertama usia 21 tahun dibawah 20 persen, dan lainnya.

Pemilahan yang dilakukan BPP2AKB itu nanti akan menghasilkan pembobotan, sehingga dapat diketahui perihal kegiatan untuk mencari solusinya terhadap bobot permasalahan di RW tersebut.

Artinya, kegiatan yang dilaksanakan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing RW. Oleh sebab itu, Ahmad Yani berharap seluruh perangkat daerah di wilayah Kota Tanjungpinang ikut terlibat.

"Hasil pembobotan terhadap enam RW ini juga nanti akan diserahkan ke walikota, dan walikota lah yang akan menentukan RW mana yang menjadi Kampung KB di Kota Tanjungpinang ini nanti," papar Yani. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026