Logo Header Antaranews Kepri

Tanjungpinang Perlu Tenaga Pengajar dan Dokter

Senin, 11 April 2016 23:20 WIB
Image Print
RSUD Kota Tanjungpinang hanya memiliki 17 dokter spesialis dan 3 dokter umum di Puskesmas

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kota Tanjungpinang bakal membutuhkan banyak tenaga pengajar serta dokter untuk mengisi kekurangan kuota akibat masa pensiun yang akan terjadi pada 2017 mendatang.

"Tanjungpinang ini butuh guru dan tenaga kesehatan, karena pada 2017 nanti ada sekitar 100 orang dari kalangan itu akan pensiun," kaga Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Senin.

Dalam hal ini, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah akan mengajukan usulan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk dua bidang pendidikan dan kesehatan tersebut.

Di wawancara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Dadang mengakui bahwa Tanjungpinang memang kekurangan guru PNS, meskipun telah ditambah dengan guru honor.
"Untuk tingkat SD kami membutuhkan sebanyak 144 guru PNS lulusan S1 PGSD. Kemudian, 17 guru Penjas SD dengan kualifikasi S1 Penjaskes," kata Dadang.

Sementara untuk tingkat SMP dibutuhkan 14 guru BP, 12 guru Penjas, 9 guru matematika, 7 guru IPA, dan 3 guru IPS.

Sedangkan untuk dokter, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan bahwa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang hanya memiliki 17 dokter spesialis, dan 3 dokter umum di Puskesmas.

"Tentunya masih kurang, terutama kekurangan dokter spesialis. Sedangkan dokter umum di puskesmas, kalau bisa ada 30 dokter," ucap Rustam.(Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026