
4.078 Siswa Karimun Ikuti UN Hari Pertama

Setiap ruangan diawasi dua pengawas yang ditugaskan dengan sistem silang, jadi kami jamin pelaksanaan UN benar-benar berdasarkan kemampuan siswa
Karimun (Antara Kepri) - Sebanyak 4.078 siswa di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengikuti Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama dan sederajat 2016 pada hari pertama, Senin.
Siswa sebanyak itu terdiri atas 2.031 laki-laki dan 2.047 perempuan, berasal 50 SMP, 10 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 2 SMP Luar Biasa, kata Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim saat mendampingi Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim meninjau pelaksanaan UN di SMPN 1 Karimun.
Bakri Hasyim mengatakan pelaksanaan UN SMA sederajat di hari pertama berjalan dengan baik dan lancar, tidak ada siswa yang tidak mengikuti UN tersebut.
"Setiap ruangan diawasi dua pengawas yang ditugaskan dengan sistem silang, jadi kami jamin pelaksanaan UN benar-benar berdasarkan kemampuan siswa," kata dia.
Semua pengawas dia harapkan cermat memeriksa kelengkapan nama setiap siswa dalam lembar jawaban karena dibuat dengan sistem komputerisasi, sehingga tidak ada siswa yang dirugikan.
Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengingatkan para siswa agar cermat dan teliti dalam menjawab soal pada setiap mata pelajaran yang di-UN-kan.
Dia memasuki setiap ruangan untuk memberikan motivasi kepada siswa sebelum ujian dilaksanakan.
"Awali dengan berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing, agar dipermudah dalam menjawab soal-soal," ucapnya.
Dia juga meminta siswa untuk fokus selama pelaksanaan UN, menjaga kesehatan dan setelah pulang ke rumah agar kembali tekun belajar dan mendalami mata pelajaran yang di-UN-kan.
"Anak-anakku harus optimistis bisa menjawab semua soal dengan benar. Berfikir positif tentu hasilnya juga positif. Percayalah kepada diri sendiri," katanya.
Kepala SMPN 1 Karimun Sugianto menjelaskan, jumlah anak didiknya yang mengikuti UN 2016 sebanyak 275 orang, dengan mata pelajaran yang diujikan di hari pertama, Bahasa Indonesia, terdiri atas 50 soal pilihan ganda.
Jumlah ruangan yang digunakan, jelas dia, sebanyak 13 ruangan dan diawasi 26 pengawas."Setiap ruangan ada dua pengawas," kata dia.
Dia mengharapkan anak-anak didiknya tekun dan cermat dalam menjawab semua soal. "Kami harapkan semuanya lulus," ucap Sugianto. (Antara)
Editor: Nusarina Yuliastuti
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
