Logo Header Antaranews Kepri

DPRD: Gubernur Kepri agar Melanjutkan Program Sani

Selasa, 24 Mei 2016 20:11 WIB
Image Print
Keinginan Sani saat memimpin Kepri cukup sederhana yakni penguatan pemerintahan, penyediaan infrastruktur dasar untuk masyarakat, kesehatan, pendidikan yang layak dan konektivitas antarpulau

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau Ing Iskandarsyah menyampaikan harapannya agar Nurdin Basirun yang dijadwalkan dilantik sebagai Gubernur Kepri dapat melanjutkan program almarhum HM Sani.

"Keinginan Sani saat memimpin Kepri cukup sederhana yakni penguatan pemerintahan, penyediaan infrastruktur dasar untuk masyarakat, kesehatan, pendidikan yang layak dan konektivitas antarpulau. Saya berharap Nurdin melanjutkan program tersebut sampai tercapai," ucapnya, Selasa.

HM Sani sejak 2005 memimpin Kepri, mendamping Ismeth Abdullah, kemudian tahun 2010 berhasil menjadi gubernur berpasangan dengan Soerya Respationo, dan pada Pilkada Kepri 2015 kembali meraup suara terbanyak berpasangan dengan Nurdin.

Setelah dilantik di Istama Negara, Sani memanggil pihak PT PLN dan PDAM Tirta Kepri membahas permasalahan listrik yang sering padam di Pulau Bintan dan penyediaan air bersih.

Keinginan Sani, kata dia seluruh kawasan yang berpenghuni dialiri listrik, karena selama ini masih banyak pulau yang berpenghuni tidak dialiri listrik. Program interkoneksi listrik Batam-Pulau Bintan diharapkan mampu menjawab permasalahan listrik di Pulau Bintan.

Sementara penyediaan air, lanjutnya pemerintah pusat dan daerah serta PDAM Tirta Kepri akan membangun beberapa waduk, salah satunya air Waduk Gesek Bintan yang sudah dikelola.

Tanjungpinang dan Bintan membutuhkan lebih banyak lagi waduk untuk menutupi kebutuhan masyarakat.

"Program interkoneksi antarpulau sebaiknya tetap dilaksanakan secara maksimal melalui penyediaan kapal dan pelabuhan yang memadai sehingga pengangkutan orang dan barang berjalan lancar," katanya.

Ketua Komisi II DPRD Kepri itu juga berharap sarana pendidikan dan kesehatan ditingkatkan, selain tenaga pendidik dan medis yang berkualitas.

"Ini bukan pekerjaan yang mudah, namun kami optimistis dapat tercapai jika dilakukan secara menyeluruh, sistematis, profesional dan konsisten," ujarnya.

Nurdin mengemukakan program kerja yang telah dilaksanakan selama lima tahun terakhir harus dievaluasi sehingga diketahui apa saja hambatan, tantangan dan peluang.

"Nurdin dan jajarannya harus kerja keras," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026