Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Tanjungpinang Periksa Drainase

Jumat, 16 September 2016 09:28 WIB
Image Print
Beberapa hari ini Kota Tanjungpinang diguyur hujan, karena itu dikhawatirkan akan menyebabkan genangan air. Selain itu akan berdampak adanya pembiakan jentik-jentik yang akan menjadi sumber bibit penyakit bagi masyarakat

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, memeriksa drainase untuk mengantisipasi genangan di jalan akibat air parit meluap terutama bila hujan.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, di Tanjungpinang, Kamis, meninjau sejumlah lokasi untuk memeriksa drainase yang sering tersumbat sampah.

"Kami mengupayakan agar saat hujan tidak terjadi genangan air di jalan," ujarnya.

Sejumlah jalan menjadi langganan genangan air setiap kali terjadi hujan, terutama di kawasan Kota Lama.

Saat hujan deras, Lis pun meninjau drainase di lokasi Kota Lama, seperti saluran air di Jalan Ketapang, GOR Kacapuri dan Masjid Agung Al Hikmah, dan di sepanjang Jalan Teuku Umar.

Dia didampingi Kepala dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman, Almazuar Amal serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Tanjungpinang menelusuri saluran air untuk menemukan penyebab air meluap dari parit.

"Dinas terkait untuk memperbaiki trotoar dan membersihkan saluran air di lokasi tersebut," kata Lis menginstruksikan anak buahnya.

Lis mengatakan, di sejumlah trotoar ada bekas galian, dan sampah-sampah penyumbat saluran air harus dibersihkan.

"Beberapa hari ini Kota Tanjungpinang diguyur hujan, karena itu dikhawatirkan akan menyebabkan genangan air. Selain itu akan berdampak adanya pembiakan jentik-jentik yang akan menjadi sumber bibit penyakit bagi masyarakat," ujarnya.

Lis juga menemukan jalan aspal yang berlubang di lokasi Jalan Merdeka tak jauh dari Vihara.

Dia pun mengintruksikan kepada jajarannya untuk segera diperbaiki demi kenyamanan pengguna jalan.

"Taman-taman di sepanjang Jalan Merdeka harus diperindah," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026