Tanjungpinang (Antara Kepri) - Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Menpar RI) Arif Yahya menyatakan tiga prioritas pengembangan pariwisata bahari akan fokus dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau.
"Akan dikembangkan wisata pantai, wisata bentang laut dan terakhir wisata bawah laut," kata Arif seusai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pariwisata se-kabupaten dan kota Provinsi Kepulauan Riau, di Tanjungpinang, Senin.
Dari tiga prioritas pengembangan pariwisata di Kepri tersebut, Arif optimistis wisata bentang laut lebih cepat berkembang. Wisata bentang laut akan memberi ruang bagi yatch (kapal layar) untuk menikmati keindahan perairan Kepri.
Festival Bahari Kepri untuk Sail Selat Karimata tahun 2016 membuktikan Kepri menempati urutan pertama di Indonesia yang disukai para yatcher.
Pengembangan wisata bentang laut tersebut mengacu dari data Festival Bahari Sail Karimata 2016 lalu, dari 1500 yatch, Kepri terbanyak dikunjungi sehingga memberi dampak positif pada sektor pariwisata.
"Sebanyak 50 persen yatcher yang berkunjung ke Kepri sehingga yang paling khusus di Kepri itu adalah wisata bentang laut yang menggunakan yatch, Kepri nomor satu di Indonesia. Nantinya kami bantu (kembangkan) seperti di Marina dan sebagainya nanti," ucapnya, yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar.
Arif memuji keindahan bahari Kepri, karena itu ia optimistis pariwisata di Kepri semakin berkembang.
Ia juga berharap program kepariwisataan yang dikembangkan pemerintah daerah dan pusat di Kepri semakin mempercepat tercapainya target kunjungan wisman pada tahun ini.
Bahkan Kepri diharapkan menjadi gerbang destinasi wisata bahari Indonesia. Kementerian Pariwisata mendukung pengembangan pariwisata di Kepri dengan menyelenggarakan kegiatan kepariwisataan yang menarik setiap Oktober.
"Festival Sail Karimata pada tahun 2016, yang paling berhasil adalah yang kita adakan di Kepri," ujarnya.(Antara)
Editor: Niko

Komentar