
Cuaca Buruk Ganggu Pelayaran di Karimun
Rabu, 29 November 2017 18:42 WIB

Petugas mengumumkan kapal Mikonata tujuan Batam batal berangkat. Makanya kami antre mengembalikan tiket di loket
Karimun (Antara Kepri) - Cuaca buruk yang terjadi di Perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, pada Rabu sore, mengganggu sejumlah pelayaran dari dan ke pelabuhan daerah setempat.
Akibatnya, puluhan penumpang antre di loket untuk mengembalikan tiket karena kapal yang akan mereka tumpangi batal berangkat.
"Petugas mengumumkan kapal Mikonata tujuan Batam batal berangkat. Makanya kami antre mengembalikan tiket di loket," kata Sandi, seorang calon penumpang.
Sandi mengatakan terpaksa mencari penginapan karena MV Mikonata merupakan kapal terakhir yang berangkat menuju Batam.
"Kalau ada kapal yang berangkat, saya lebih memilih menginap di hotel. Cuaca memang kurang baik, dari pada dapat musibah lebih baik berangkat besok pagi," katanya.
Hal yang sama juga diungkap Evy, calon penumpang MV Dumai Express tujuan Batam. Evy mengaku memilih mengembalikan tiket ke agen setelah mendengar pengumuman petugas soal kondisi cuaca di laut.
"Kapal yang akan saya tumpangi juga belum ada kepastian untuk berangkat. Saya memutuskan lebih baik berangkat besok pagi, dan cuaca di laut bagus," kata Evy.
Seorang agen tiket MV Oceanna, Yudha, mengatakan kapal terakhir tujuan Pelabuhan Harbour Bay Batam belum dapat dipastikan.
"Pihak Syahbandar belum memastikan apakah kapal bisa berangkat atau tidak. Yang jelas, sampai saat ini belum diperbolehkan untuk berlayar," kata dia.
Hal yang sama juga disampaikan agen tiket MV Dumai Express, kapal terakhir dari Buton yang singgah di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun belum diperbolehkan untuk berlayar menuju Batam.
"Beberapa penumpang sudah ada yang mengembalikan tiket. Yang jelas, kapal belum bisa berlayar," kata dia.
Selain pelayaran domestik, beberapa kapal jurusan Kukup, Johor, Malaysia seperti MV Marina dan MV Tuah II kembali ke Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun karena kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Sementara itu, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Balai Karimun, Renta Siahaan, ketika dihubungi menyatakan belum mengetahui pembatalan keberangkatan beberapa kapal akibat cuaca buruk.
"Saya belum tahu. Coba bapak tanyakan langsung ke agen kapal," kata Renta Siahaan melalui sambungan telepon.
Renta juga mengaku belum mendapat laporan terkait penundaan pelayaran kapal feri.
"Saya mengecek yang Parit Rempak (pelabuhan roro). Jadi saya belum dapat laporan, bapak tanyakan ke agen kapal saja ya," ujar Renta Siahaan. (Antara)
Editor: YJ Naim
Pewarta : Rusdianto
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
