Logo Header Antaranews Kepri

12 Penduduk Tanjungpinang terhidap DBD

Rabu, 31 Januari 2018 09:01 WIB
Image Print
Pegawai Dinas Kesehatan PPKB Tanjungpinang saat meninjau tempat-tempat penampungan air di pemukiman penduduk. Tempat penampungan air kerap menjadi sarana bertelurnya nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD. (Antaranews Kepri/Aji Anugraha)
Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina yang membawa virus dengue dari penderita.

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Tanjungpinang mencatat sepanjang Januari 2018 terdapat 12 penduduk di kota itu terhidap Demam Berdarah Dongue (DBD).

Kepala Dinkes PPKB Tanjungpinang, Rustam mengatakan 12 penduduk terkena DBD terdapat pada 8 Kelurahan.

Tanjung Ayun Sakti 3 kasus, Tanjungpinang Timur 3 kasus, dan Kampung Bulang, Batu Sembilan, Melayu Kota Piring, Pinang Kencana, Bukit Cermin serta Tanjungpinang Barat masing masing 1 kasus.

"Bulan Januari sesuai pola bulanan memang relatif tinggi dibanding bulan bulan lainnya," ujarnya.

Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina yang membawa virus Dengue dari penderita.

Ia mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan mudahnya berkembangnya DBD dikarenakan curah hujan tinggi pada bulan Desember 2017 dan Januari 2018.

Dinkes PPKB Tanjungpinang terus berupaya melakukan gerakan sosialisasi dan pemantauan di masyarakat agar gerakan pemberantasan jentik dan sarang nyamuk di pemukiman penduduk.

"Ini sebagai sarana mencegah kasus DBD dapat efektif terlaksana di semua lingkungan pemukiman," ujarnya. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026