Ratusan warga padati Mini Zoo Kijang

id Mini zoo kijang,Pariwisata bintan

Sejumlah pengunjung menikmati suasana Mini Zoo Kijang yang terletak di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. (Antaranews Kepri/YJ Naim)

Di Kebun Binatang yang diberi nama Mini Zoo Kijang itu terdapat berbagai jenis hewan lokal, dan ada pula yang didatangkan dari daerah lain.
Bintan (Antaranews Kepri) - Ratusan warga memadati Kebun Binatang Mini (Mini Zoo) Kijang yang berlokasi di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau pada H+4 Idul Fitri 1439 Hijriah, Senin.

Warga yang memadati kebun binatang mini di pusat kota yang terkenal dengan tambang, Kijang, tidak hanya berasal dari Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang Pulau Bintan saja, sejumlah pengunjung datang dari Kota Batam dan pulau-pulau penyangga di Provinsi Kepulauan Riau.

"Kami ingin menghabiskan hari-hari terakhir libur Lebaran," kata warga Kota Batam, Raffa.

Meski perjalanan dari Kota Batam relatif jauh, karena harus melalui perjalanan laut dan darat, namun Raffa mengaku senang bepergian ke Kijang.

Di Kebun Binatang yang diberi nama Mini Zoo Kijang itu terdapat berbagai jenis hewan lokal, dan ada pula yang didatangkan dari daerah lain.

Hewan lokal di sana antara lain ular, buaya dan berbagai jenis burung. Sedangkan binatang yang didatangkan di antaranya beruang, burung merak, rusa dan burung unta.

"Sayang, nama-nama hewan tidak dituliskan di dekat kandang, sehingga kita tidak tahu apa saja nama hewannya. Padahal kalau dipasang, bisa sekalian tempat edukasi," kata Raffa.

Untuk masuk ke Kebun Binatang Mini itu, warga tidak dipungut bayaran.

Seorang pedagang makanan di sana, Siti mengatakan seluruh biaya pengelolaan ditanggung pemerintah, sehingga warga tidak perlu membayar.

Meski gratis, namun kebun binatang itu terlihat bersih dan terawat. Hewan-hewannya pun nampak sehat.

Warga Kota Batam yang datang berkunjung lainnya, Bruno mengatakan senang menghabiskan waktu di Pulau Bintan.

"Di Batam tidak ada kebun binatang seperti ini, jadi meskipun jauh, kami senang berlibur ke sini," kata dia. (Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar