Pemkot Batam surati pansel terkait nilai CPNS

id nilai,seleksi,cpns,batam

Ilustrasi: Tes SKD CPNS Kota Tanjungpinang tahun 2018. (Antaranews Kepri/Ogen)

Kalau lihat realisasi per hari mungkin tidak tercapai kuota. Maka kami minta ada kebijakan. Apakah itu nanti di-ranking atau bagaimana, tergantung kebijakan panselnas
Batam (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menyurati Panitia Seleksi Nasional Penerimaan CPNS terkait syarat nilai kelulusan peserta seleksi yang dianggap terlalu tinggi, hingga banyak pelamar yang berguguran karena tidak mampu melampaui nilai yang ditentukan.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin di Batam, Kamis mengatakan pemkot meminta kebijakan Pansel karena jumlah peserta yang lolos ambang batas nilai masih sedikit.

"Kalau lihat realisasi per hari mungkin tidak tercapai kuota. Maka kami minta ada kebijakan. Apakah itu nanti di-ranking atau bagaimana, tergantung kebijakan panselnas," kata Jefriden.

Ia mengatakan pemerintah kota berharap kuota kebutuhan CPNS dapat dipenuhi dari seleksi itu. "Karena memang itu dibutuhkan," kata Jefridin.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, M Syahir mengatakan hingga hari ke-13 pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar, baru 114 peserta yang mengantongi nilai melebihi batas bawah.

Padahal jumlah peserta tes sudah mencapai 3.100 orang dari total 5.399 peserta yang lolos seleksi administrasi. Sedangkan kuota CPNS Pemko Batam tahun ini berjumlah 363 formasi.

Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara, Andrayati mengatakan kebijakan penetapan batas bawah nilai SKD merupakan wewenangan Pansel nasional. Panitia daerah hanya bertugas mengirimkan hasil seluruh peserta ke pusat.

"Untuk hasil masih sesuai `passing grade` yang ditetapkan Peraturan Menpan RB. Kami di daerah tak bisa mengatakan sekian yang lulus. Hasil secara keseluruhan Pansel nasional yang akan menyampaikan pengumumannya. Hasil tes setiap hari kami sampaikan," kata dia.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Batam, yang dianggap telah menyelenggarakan tes SKD hingga berjalan lancar.

Apalagi, Pemkot Batam menerapkan pindai sidik jari kepada seluruh peserta, demi memastikan tidak ada joki pada tes penerimaan CPNS.

"Alhamdulillah di semua titik lokasi baik mandiri maupun UPT berjalan lancar, tidak dijumpai kendala," kata dia.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar