Pemkot target 2,4 juta kunjungan wisman ke Batam

id Batam,Wisatawan ,Mancanegara ,Target

Ilustrasi: Petugas Imigrasi melakukan pemeriksaan paspor Wisman asal Korea saat mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam beberapa waktu lalu. (Antaranews Kepri/Danna Tampi)

Batam (ANTARANews Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menargetkan 2,4 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah setempat sepanjang 2019, sesuai dengan patokan yang ditetapkan Kementerian Pariwisata.

"Target kami sama dengan target Kemenpar, dan kami optimis mencapai target itu," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Batam, Ardiwinata di Batam, Senin.

Ia mengatakan pemerintah kota dan pihak swasta terus bersinergi untuk mencapai target kunjungan wisman tersebut.

Pemerintah, terus membangun aksesbilitas seperti jalan dan infrastruktur lainnya dmei memastikan pelancong merasa nyaman selama berada di kota kepulauan itu. Kemudian, pihak swasta juga mendukung dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan sebagai magnet kunjungan wisman ke sana (atraksi).

Dan keduanya, pemerintah bersama swasta berupaya mendukung amenitas dengan fasilitas pelayanan kepada wisman selama berkunjung di Batam.

"Karena pariwisata tidak lepas dari 3A, aksesbilitas, atraksi dan amenitas," kata Ardi.

Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Batam telah menyusun 114 atraksi untuk menggaet kunjungan wisman sepanjang 2014. Sebanyak 114 agenda pariwisata itu, termasuk yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata, paguyuban, organisasi masyarakat dan pihak swasta sepanjang 2019.

Ia berharap, dengan 114 agenda pariwisata yang baru diluncurkan itu, angka kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri ke daerah setempat meningkat.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Humas Pemkot Batam itu menjabarkan, terdapat 5 agenda pariwisata di Januari 2019, yaitu Nongsa Regatta, BSGS Golf Tournament Nongsa, Ruggedian Asia Obstacle Fun Run, STQ Tingkat Kelurahan dan Batam Outer Road Batam Real Mountain Bikers.

Kemudian pada Februari, di antaranya Imlek Festival dan Barongsai Show dan Jong Festival, Maret di antaranya Street Food Fiesta, Festival Makanan Melayu dan Titian Muhibah Serumpun Indonesia.

Kemudian di Bulan April, di antaranya Batam Food Fiesta, pada Mei diselenggarakan Batam Berselawat, pada Juni di antaranya Mega Beach Party dan Offshore Fishing Tournament IV, pada Juli d antaranya Trail Run dan Tour de Barelang, serta pada Agustus di antaranya Chili Crab Cruise dan Pawai Pembangunan.

Lalu pada September di antaranya Joget Pop Yeye 60-an, Moon Cake Festival dan Batam Fishing Festival Pulau Abang, Oktober di antaranya Batam Fiesta dan Mandi Safar Kampung Terih, November di antaranya Light House Run dan Desember di antaranya Batam Great Sale, Kenduri Seni Melayu dan Kenduri Akhir Tahun.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar