Wabup Lingga sambangi ruangan pejabat eselon II Setda
Selasa, 6 April 2021 10:10 WIB
Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy, saat menyambangi beberapa kantor pejabat Eselon II, salah satunya Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Syamsudi, di Kantor Bupati Lingga, (HO / Nurjali)
Lingga (ANTARA) - Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy, pada Senin (pagi usai apel upacara bersama pegawainya, langsung menyambangi ruangan-ruangan pejabat Eselon II, di Kantor Bupati Lingga, mulai dari ruangan Sekretaris Daerah hingga beberapa Asisten Bupati Lingga.
"Mereka ini senior-senior di ASN, budaya kita yang muda harus menyambangi yang tua, meskipun saya ini Wakil Bupati Lingga, etika budaya tetaplah kita jaga, seiring dengan kinerja kita untuk kabupaten ini lebih baik lagi," ujar Neko Wesha, Selasa.
Meski belum genap lima puluh hari dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati, ia memiliki cara sendiri dalam menjaga kekompakan para pegawainya, menjaga adat dan budaya orang Melayu, dirinya tidak sungkan untuk menemui para pegawainya langsung menuju ke ruangan-ruangan para pegawainya.
Dalam postingan media sosialnya, Neko terlihat berswafoto dengan Plt Sekretaris Daerah Syamsudi, yang tidak lain adalah gurunya semasa di SMA Negeri 2 Singkep yang lalu, kemudian dirinya juga menyambangi Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Rusli dan ruangan Asisten III bidang administrasi umum Siswandi.
"Mereka adalah para ASN senior yang wajib dicontoh, dedikasinya dalam melayani masyarakat serta kontribusinya untuk pemerintah kabupaten ini," ujar Neko Wesha.
Foto kepalan tangan sebagai penyemangat tersebut, menjadi salah satu caranya menjaga soliditas dan kekompakan para pegawainya, khususnya yang terdekat dengan Kantor Wakil Bupati Lingga, yaitu Sekda Lingga, dan para asistennya.
Tidak hanya menyambangi para pegawai eselon II, Wakil Bupati Lingga juga mengajak petugas Satpol PP yang menjaga ruangannya untuk berselfi sebelum memulai aktifitas di hari.
"Disiplin kerja itu bukan dari saya, tapi sudah sejak lama, dan semua pegawai sudah sangat memahaminya hanya terkadang sering terlarut dengan situasi yang membuat mereka dan kami sulit mengimplementasikan budaya disiplin ini," ujarnya.
Neko Wesha sangat optimis dengan kondisi bangsa yang diterpa pandemi selama hampir lebih setahun ini, dan memberikan dampak yang sangat besar bagi daerah, tidak membuatnya pesimis untuk terus bekerja membangkitkan semangat para pegawai untuk menjadi kabupaten yang dipimpinnya menjadi lebih baik.
"Tentunya kita tidak bisa mendapat penilaian baik dari semua orang, tapi kita harus tetap optimis dan menghilangkan semua cerita pilkada, karena saat ini kita membutuhkan kerja nyata dan kerjasama semuanya," ujarnya.
"Mereka ini senior-senior di ASN, budaya kita yang muda harus menyambangi yang tua, meskipun saya ini Wakil Bupati Lingga, etika budaya tetaplah kita jaga, seiring dengan kinerja kita untuk kabupaten ini lebih baik lagi," ujar Neko Wesha, Selasa.
Meski belum genap lima puluh hari dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati, ia memiliki cara sendiri dalam menjaga kekompakan para pegawainya, menjaga adat dan budaya orang Melayu, dirinya tidak sungkan untuk menemui para pegawainya langsung menuju ke ruangan-ruangan para pegawainya.
Dalam postingan media sosialnya, Neko terlihat berswafoto dengan Plt Sekretaris Daerah Syamsudi, yang tidak lain adalah gurunya semasa di SMA Negeri 2 Singkep yang lalu, kemudian dirinya juga menyambangi Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Rusli dan ruangan Asisten III bidang administrasi umum Siswandi.
"Mereka adalah para ASN senior yang wajib dicontoh, dedikasinya dalam melayani masyarakat serta kontribusinya untuk pemerintah kabupaten ini," ujar Neko Wesha.
Foto kepalan tangan sebagai penyemangat tersebut, menjadi salah satu caranya menjaga soliditas dan kekompakan para pegawainya, khususnya yang terdekat dengan Kantor Wakil Bupati Lingga, yaitu Sekda Lingga, dan para asistennya.
Tidak hanya menyambangi para pegawai eselon II, Wakil Bupati Lingga juga mengajak petugas Satpol PP yang menjaga ruangannya untuk berselfi sebelum memulai aktifitas di hari.
"Disiplin kerja itu bukan dari saya, tapi sudah sejak lama, dan semua pegawai sudah sangat memahaminya hanya terkadang sering terlarut dengan situasi yang membuat mereka dan kami sulit mengimplementasikan budaya disiplin ini," ujarnya.
Neko Wesha sangat optimis dengan kondisi bangsa yang diterpa pandemi selama hampir lebih setahun ini, dan memberikan dampak yang sangat besar bagi daerah, tidak membuatnya pesimis untuk terus bekerja membangkitkan semangat para pegawai untuk menjadi kabupaten yang dipimpinnya menjadi lebih baik.
"Tentunya kita tidak bisa mendapat penilaian baik dari semua orang, tapi kita harus tetap optimis dan menghilangkan semua cerita pilkada, karena saat ini kita membutuhkan kerja nyata dan kerjasama semuanya," ujarnya.
Pewarta : Nurjali
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Lingga gelar pelatihan penjamah makanan bagi relawan SPPG optimalkan MBG
28 January 2026 9:13 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Polres Lingga gelar pelatihan penjamah makanan bagi relawan SPPG optimalkan MBG
28 January 2026 9:13 WIB