Batam siap jadi sentral E-Commerce
Kamis, 27 Mei 2021 15:48 WIB
Peninjauan lokasi Pelabuhan Batu Ampar oleh Kepala BP Batam Rudi beberapa waktu lalu. Foto Antara Kepri/Humas bP Batam.
Batam (ANTARA) - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rudi mengatakan, pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim, akan mendukung kegiatan industri juga UMKM dengan kegiatan jual beli secara elektronik (e-commerce).
"Dua titik itu (Pelabuhan Batu Ampar dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim) sedang kami kembangkan. Nantinya akan menjadi pintu utama sentral kargo e-commerce," kata Rudi dalam rilis yang ANTARA terima.
Menurutnya, hal ini sesuai dengan rencana induk pengembangan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang (BBKT) tahun 2020-2024.
Maka dari itu, dengan orientasi pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim, untuk mendukung kegiatan industri, pariwisata dan e-commerce kedepan.
Dengan Batam sebagai hub logistik Internasional, untuk mendukung pengembangan industri, perdagangan, maritim dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing.
"Mari dukung untuk perubahan Batam menjadi semakin baik. Batam siap menjadi sentral e-commerce," ucap Rudi.
Meskipun bandara akan berubah drastis, Rudi melanjutkan, perlu dilakukan perbaikan-perbaikan lainnya untuk mendukung lalu lintas barang.
"Sehingga perlu dilakukan perbaikan jalan. Jalan tanah harus dilakukan pembangunan, hal ini untuk mendukung lalu lintas barang juga kegiatan ekonomi," lanjutnya.
Adapun rencana pengembangan Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam akan selesai pada tahun 2024 mendatang.
"Saat ini sedang mengajukan penambahan landasan pacu ke pusat. Ya semoga selesai pada tahun 2024 mendatang," ujar Rudi.
Dirinya pun berharap, pengembangan Pelabuhan Batu Ampr yang juga menjadi bagian Batam e-commerce, akan memberikan omset atau pendapatan besar bagi warga Batam dan negara.
Selain menjadi pintu masuk barang dan industri, Pelabuhan Batu Ampar juga didorong untuk usaha kecil dan menengah.
Untuk diketahui, saat ini Kepala BP Batam yang juga sebagai Wali Kota Batam, Rudi, mendorong pembangunan yang dilakukan BP Batam dan Pemko Batam. Hal ini tentunya untuk memberikan penguatan pembangunan infrastruktur dan mendongkrak investasi.
"Dua titik itu (Pelabuhan Batu Ampar dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim) sedang kami kembangkan. Nantinya akan menjadi pintu utama sentral kargo e-commerce," kata Rudi dalam rilis yang ANTARA terima.
Menurutnya, hal ini sesuai dengan rencana induk pengembangan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang (BBKT) tahun 2020-2024.
Maka dari itu, dengan orientasi pengembangan Pelabuhan Batu Ampar dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim, untuk mendukung kegiatan industri, pariwisata dan e-commerce kedepan.
Dengan Batam sebagai hub logistik Internasional, untuk mendukung pengembangan industri, perdagangan, maritim dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing.
"Mari dukung untuk perubahan Batam menjadi semakin baik. Batam siap menjadi sentral e-commerce," ucap Rudi.
Meskipun bandara akan berubah drastis, Rudi melanjutkan, perlu dilakukan perbaikan-perbaikan lainnya untuk mendukung lalu lintas barang.
"Sehingga perlu dilakukan perbaikan jalan. Jalan tanah harus dilakukan pembangunan, hal ini untuk mendukung lalu lintas barang juga kegiatan ekonomi," lanjutnya.
Adapun rencana pengembangan Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam akan selesai pada tahun 2024 mendatang.
"Saat ini sedang mengajukan penambahan landasan pacu ke pusat. Ya semoga selesai pada tahun 2024 mendatang," ujar Rudi.
Dirinya pun berharap, pengembangan Pelabuhan Batu Ampr yang juga menjadi bagian Batam e-commerce, akan memberikan omset atau pendapatan besar bagi warga Batam dan negara.
Selain menjadi pintu masuk barang dan industri, Pelabuhan Batu Ampar juga didorong untuk usaha kecil dan menengah.
Untuk diketahui, saat ini Kepala BP Batam yang juga sebagai Wali Kota Batam, Rudi, mendorong pembangunan yang dilakukan BP Batam dan Pemko Batam. Hal ini tentunya untuk memberikan penguatan pembangunan infrastruktur dan mendongkrak investasi.
Pewarta : Arfan Nur Karim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP Batam wajibkan perizinan dan pembagunan lahan di LMS guna cegah lahan tidur
13 July 2026 14:33 WIB
Prabowo panggil pimpinan BP Batam, Siapkan Batam jadi gerbang maritim dan investasi global
07 July 2026 14:57 WIB