Rusa di AS terinfeksi COVID-19
Sabtu, 28 Agustus 2021 13:16 WIB
Sekelompok rusa terlihat di perumahan Harold Hill di tengah wabah COVID-19 di Romford, Inggris, 3 April 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Peter Cziborra/pras.
Chicago (ANTARA) - Pemerintah Amerika Serikat pada Jumat (27/8) mengonfirmasi kasus COVID-19 pertama di dunia pada rusa, dengan demikian memperpanjang daftar nama hewan yang diketahui terbukti positif penyakit tersebut.
Departemen Pertanian AS (USDA) melaporkan infeksi SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, pada rusa berekor putih liar di Negara Bagian Ohio, menurut sebuah pernyataan. Tidak ada laporan bahwa rusa menunjukkan gejala infeksi, kata USDA.
"Kami belum tahu bagaimana rusa dapat terpapar SARS-CoV-2," tulis juru bicara USDA, Lyndsay Cole, melalui surat elektronik kepada Reuters.
"Bisa jadi mereka terpapar melalui manusia, lingkungan, rusa yang lain atau spesies hewan lainnya," kata Cole.
USDA sebelumnya melaporkan COVID-19 pada sejumlah hewan seperti anjing, kucing, macan, singa, macan tutul, berang-berang, gorila dan cerpelai.
Di seluruh dunia, sebagian besar infeksi hewan dilaporkan pada spesies yang memiliki kontak erat dengan manusia penderita COVID-19, menurut USDA.
Pada Juli, USDA melaporkan bahwa populasi rusa berekor putih di Illinois, Michigan, New York, dan Pennsylvania terpapar SARS-CoV-2, berdasarkan sebuah studi yang menganalisis sampel serum dari rusa yang berkeliaran bebas untuk antibodi COVID-19.
Sekolah Kedokteran Hewan Universitas Negeri Ohio mengumpulkan sampel dari rusa yang terinfeksi di Ohio pada Januari hingga Maret sebagai bagian dari sejumlah studi yang sedang berlangsung, kata USDA.
Dalam pernyataan, tertulis bahwa sampel-sampel itu diduga positif COVID-19 dalam pengujian universitas dan kasus tersebut dikonfirmasi oleh Layanan Laboratorium Hewan Nasional USDA.
Sumber: Reuters
Departemen Pertanian AS (USDA) melaporkan infeksi SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, pada rusa berekor putih liar di Negara Bagian Ohio, menurut sebuah pernyataan. Tidak ada laporan bahwa rusa menunjukkan gejala infeksi, kata USDA.
"Kami belum tahu bagaimana rusa dapat terpapar SARS-CoV-2," tulis juru bicara USDA, Lyndsay Cole, melalui surat elektronik kepada Reuters.
"Bisa jadi mereka terpapar melalui manusia, lingkungan, rusa yang lain atau spesies hewan lainnya," kata Cole.
USDA sebelumnya melaporkan COVID-19 pada sejumlah hewan seperti anjing, kucing, macan, singa, macan tutul, berang-berang, gorila dan cerpelai.
Di seluruh dunia, sebagian besar infeksi hewan dilaporkan pada spesies yang memiliki kontak erat dengan manusia penderita COVID-19, menurut USDA.
Pada Juli, USDA melaporkan bahwa populasi rusa berekor putih di Illinois, Michigan, New York, dan Pennsylvania terpapar SARS-CoV-2, berdasarkan sebuah studi yang menganalisis sampel serum dari rusa yang berkeliaran bebas untuk antibodi COVID-19.
Sekolah Kedokteran Hewan Universitas Negeri Ohio mengumpulkan sampel dari rusa yang terinfeksi di Ohio pada Januari hingga Maret sebagai bagian dari sejumlah studi yang sedang berlangsung, kata USDA.
Dalam pernyataan, tertulis bahwa sampel-sampel itu diduga positif COVID-19 dalam pengujian universitas dan kasus tersebut dikonfirmasi oleh Layanan Laboratorium Hewan Nasional USDA.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB