Presiden Jokowi akan agendakan pertemuan dengan PM Dubai
Kamis, 4 November 2021 11:38 WIB
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan pernyataan pers, di Abu Dhabi, Rabu (3/11/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo berangkat menuju Dubai, Persatuan Emirat Arab untuk bertemu dengan Perdana Menteri/Penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.
"Besok Bapak Presiden akan meninggalkan Abu Dhabi menuju Dubai melalui darat untuk melakukan berbagai kegiatan," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, di Abu Dhabi, Rabu (3/11).
Jokowi bersama rombongan berangkat menuju Dubai melalui jalur darat sekitar pukul 10.20 waktu setempat dari hotel tempatnya bermalam selama di Abu Dhabi.
Dalam pertemuan Jokowi dan Al Maktoum, menurut Marsudi, mereka akan menyaksikan pertukaran kesepakatan kerja sama, baik secara bisnis dengan bisnis maupun pemerintah dengan pemerintah.
"Untuk G2G akan terdapat 10 kesepakatan, pemerintah dengan pemerintah, antara lain di bidang promosi investasi, perpajakan, kerja sama antarbank sentral, saling pengakuan vaksin dan pijakan digital guna memudahkan mobilitas, pariwisata, kemudian sertifikat dan pelatihan ABK, pendidikan dan pelatihan diplomat, serta pengelolaan hutan bakau," kata Marsudi.
Setelah bertemu dengan Al Maktoum, kata dia, Jokowi diagendakan menghadiri pertemuan bisnis forum dengan para pebisnis dan investor Uni Emirat Arab, yang akan dipimpin secara langsung Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia.
"Juga akan melakukan pertemuan secara singkat dengan investor dari Amerika Serikat yang sekali lagi akan dikomandani Pak Menteri Investasi," kata dia.
Mengakhiri kegiatan di Dubai, Jokowi akan melakukan kunjungan sekaligus meninjau paviliun Indonesia yang ada di Dubai Expo. Setelah itu dia bersama rombongan akan langsung menuju Bandara Internasional Al Maktoum untuk kembali ke Tanah Air.
"Bapak Presiden dengan rombongan insyaallah akan kembali ke Indonesia dan tiba di Tanah Air pada Jumat (5/11)," ucap dia.
"Besok Bapak Presiden akan meninggalkan Abu Dhabi menuju Dubai melalui darat untuk melakukan berbagai kegiatan," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, di Abu Dhabi, Rabu (3/11).
Jokowi bersama rombongan berangkat menuju Dubai melalui jalur darat sekitar pukul 10.20 waktu setempat dari hotel tempatnya bermalam selama di Abu Dhabi.
Dalam pertemuan Jokowi dan Al Maktoum, menurut Marsudi, mereka akan menyaksikan pertukaran kesepakatan kerja sama, baik secara bisnis dengan bisnis maupun pemerintah dengan pemerintah.
"Untuk G2G akan terdapat 10 kesepakatan, pemerintah dengan pemerintah, antara lain di bidang promosi investasi, perpajakan, kerja sama antarbank sentral, saling pengakuan vaksin dan pijakan digital guna memudahkan mobilitas, pariwisata, kemudian sertifikat dan pelatihan ABK, pendidikan dan pelatihan diplomat, serta pengelolaan hutan bakau," kata Marsudi.
Setelah bertemu dengan Al Maktoum, kata dia, Jokowi diagendakan menghadiri pertemuan bisnis forum dengan para pebisnis dan investor Uni Emirat Arab, yang akan dipimpin secara langsung Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia.
"Juga akan melakukan pertemuan secara singkat dengan investor dari Amerika Serikat yang sekali lagi akan dikomandani Pak Menteri Investasi," kata dia.
Mengakhiri kegiatan di Dubai, Jokowi akan melakukan kunjungan sekaligus meninjau paviliun Indonesia yang ada di Dubai Expo. Setelah itu dia bersama rombongan akan langsung menuju Bandara Internasional Al Maktoum untuk kembali ke Tanah Air.
"Bapak Presiden dengan rombongan insyaallah akan kembali ke Indonesia dan tiba di Tanah Air pada Jumat (5/11)," ucap dia.
Pewarta : Desca Lidya Natalia
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Refly Harun rumuskan 7 poin keberatan ke Polda Metro Jaya terkait Roy Suryo
15 January 2026 17:04 WIB
Prabowo sebut Jokowi paling berjasa memulai proyek pabrik petrokimia Lotte
06 November 2025 12:51 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Iran desak Dewan Keamanan PBB tolak draf resolusi terkait Selat Hormuz usulan AS
07 May 2026 15:41 WIB
Menkeu AS Bessent isyaratkan Donald Trump akan "tekan" Xi Jinping terkait Iran
05 May 2026 12:19 WIB