Logo Header Antaranews Kepri

Iran desak Dewan Keamanan PBB tolak draf resolusi terkait Selat Hormuz usulan AS

Kamis, 7 Mei 2026 15:41 WIB
Image Print
Arsip foto - Sebuah kapal menunggu untuk melewati Selat Hormuz setelah gencatan senjata sementara selama dua minggu antara AS dan Iran, yang bergantung pada pembukaan selat tersebut, di Oman pada 8 April 2026. Lalu lintas pengiriman tetap berada pada tingkat rendah, menurut laporan. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency/pri.

Markas PBB (ANTARA) - Iran menyerukan agar Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menolak draf resolusi terkait Selat Hormuz usulan Amerika Serikat.

"Iran menyerukan kepada negara-negara anggota (DK PBB) agar bertindak berdasarkan logika dan keadilan serta prinsip, bukan tekanan, untuk menolak rancangan tersebut dan tidak mendukung atau menjadi pendukung bersama," kata perwakilan Iran di PBB dalam pernyataannya.

Berakhirnya perang secara permanen, penghentian blokade laut, dan pemulihan lalu lintas pelayaran adalah satu-satunya solusi terhadap masalah di Selat Hormuz, ucap perwakilan Iran di PBB itu.

Baca juga: AS dan Iran hampir mendekati sepakatan akhiri perang

Menurut pihak Iran, Washington mendorong rancangan resolusi yang bermuatan politis dengan dalih kebebasan pelayaran untuk mendorong agenda politik dan melegitimasi tindakan tak sah, alih-alih menyelesaikan krisis.

Adapun pada Selasa (5/5), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengumumkan pihaknya telah menyerahkan rancangan resolusi DK PBB terkait Selat Hormuz untuk mendesak Iran berhenti melakukan penyerangan, pemasangan ranjau, dan pemungutan biaya lintas.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran desak DK PBB tolak draf resolusi Selat Hormuz usulan AS



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026