TPID Kepri ingatkan risiko inflasi kenaikan daging sapi jelang Idul Adha
Jumat, 3 Juni 2022 16:47 WIB
Peternakan sapi di Kota Batam Kepulauan Riau (ANTARA/Jessica)
Batam (ANTARA) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengingatkan risiko inflasi akibat kenaikan daging sapi jelang Idul Adha 1443 Hijriah.
"Risiko inflasi yang perlu diwaspadai, diantaranya kenaikan permintaan bahan pangan khususnya daging sapi menjelang Hari Raya Idul Adha pada bulan Juli 2022 di tengah isu penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)," kata Kepala TPID Provinsi Kepulauan Riau, Musni Hardi K Atmadja, dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Batam, Jumat.
Adapun beberapa risiko lain yang perlu diwaspadai yaitu penurunan pasokan cabai akibat menurunnya produksi di sentra penghasil akibat kondisi cuaca yang kurang kondusif dan munculnya hama tanaman cabai , serta dampak lanjutan dari kenaikan harga bahan bakar minyak global yang dapat berpengaruh terhadap tiket angkutan udara.
Dengan begitu, TPID Kepri akan fokus mengupayakan pengendalian dalam meningkatkan pemantauan harga dan pasokan, serta meningkatkan pengawasan terhadap kondisi ternak yang didatangkan dari luar wilayah Kepri, menjaga kelancaran distribusi barang termasuk aktivitas bongkar muat, serta mengoptimalkan kerja sama antar daerah.
Dalam jangka panjang, lanjut Musni, TPID akan terus mendorong upaya pengendalian inflasi dengan meningkatkan kapasitas produksi lokal melalui penguatan kelembagaan nelayan/petani, perluasan lahan dan implementasi teknik budi daya yang lebih baik seperti Program Lipat Ganda, program urban farming, integrated farming, dan digital farming.
Sementara itu TPID Kepri mencatat inflasi di Kepri pada Mei 2022 sebesar 0,81 persen (mtm) didorong kenaikan harga daging dan telur ayam ras.
"Kenaikan harga daging dan telur ayam ras utamanya didorong oleh kenaikan harga pakan, sementara kenaikan harga sayur-sayuran dan aneka ikan disebabkan oleh kondisi cuaca yang berpengaruh terhadap penurunan pasokan," kata Musni.
Secara rinci pada Mei 2022 Indeks Harga Konsumen (IHK) secara bulanan mengalami inflasi sebesar 0,81 persen (mtm). Hal tersebut lebih rendah jika dibandingkan pada bulan April 2022 yang mengalami inflasi sebesar 1,09 persen (mtm).
"Risiko inflasi yang perlu diwaspadai, diantaranya kenaikan permintaan bahan pangan khususnya daging sapi menjelang Hari Raya Idul Adha pada bulan Juli 2022 di tengah isu penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)," kata Kepala TPID Provinsi Kepulauan Riau, Musni Hardi K Atmadja, dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Batam, Jumat.
Adapun beberapa risiko lain yang perlu diwaspadai yaitu penurunan pasokan cabai akibat menurunnya produksi di sentra penghasil akibat kondisi cuaca yang kurang kondusif dan munculnya hama tanaman cabai , serta dampak lanjutan dari kenaikan harga bahan bakar minyak global yang dapat berpengaruh terhadap tiket angkutan udara.
Dengan begitu, TPID Kepri akan fokus mengupayakan pengendalian dalam meningkatkan pemantauan harga dan pasokan, serta meningkatkan pengawasan terhadap kondisi ternak yang didatangkan dari luar wilayah Kepri, menjaga kelancaran distribusi barang termasuk aktivitas bongkar muat, serta mengoptimalkan kerja sama antar daerah.
Dalam jangka panjang, lanjut Musni, TPID akan terus mendorong upaya pengendalian inflasi dengan meningkatkan kapasitas produksi lokal melalui penguatan kelembagaan nelayan/petani, perluasan lahan dan implementasi teknik budi daya yang lebih baik seperti Program Lipat Ganda, program urban farming, integrated farming, dan digital farming.
Sementara itu TPID Kepri mencatat inflasi di Kepri pada Mei 2022 sebesar 0,81 persen (mtm) didorong kenaikan harga daging dan telur ayam ras.
"Kenaikan harga daging dan telur ayam ras utamanya didorong oleh kenaikan harga pakan, sementara kenaikan harga sayur-sayuran dan aneka ikan disebabkan oleh kondisi cuaca yang berpengaruh terhadap penurunan pasokan," kata Musni.
Secara rinci pada Mei 2022 Indeks Harga Konsumen (IHK) secara bulanan mengalami inflasi sebesar 0,81 persen (mtm). Hal tersebut lebih rendah jika dibandingkan pada bulan April 2022 yang mengalami inflasi sebesar 1,09 persen (mtm).
Pewarta : Jessica Allifia Jaya Hidayat
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BI Kepri siapkan Rp2,9 triliun uang kartal untuk momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026
13 February 2026 17:54 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Satgas Pangan Natuna sidak pasar, pantau harga pangan jelang Imlek dan Ramadhan
14 February 2026 15:04 WIB
BI Kepri siapkan Rp2,9 triliun uang kartal untuk momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026
13 February 2026 17:54 WIB
Harga emas di Pegadaian hari ini Jumat 13 Februari naik, tembus Rp3 juta/ gram
13 February 2026 8:36 WIB