Shahnaz Haque hingga Menteri PPPA ikut peragakan busana dalam pameran foto Kebaja Saja di GFJA
Selasa, 30 Agustus 2022 19:49 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati di pameran foto "Kebaja Saja" di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta, Selasa (30/8/2022) (ANTARA/Nanien Yuniar)
Jakarta (ANTARA) - Perempuan lintas profesi, mulai dari dari Shahnaz Haque, Lola Amaria, Sundari Soekotjo hingga Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati ikut memeragakan busana kebaya, memeriahkan pameran foto "Kebaja Saja" di Galeri Foto Jurnalistik ANTARA, Jakarta, Selasa.
Sebanyak 17 perempuan lintas profesi mengenakan kebaya merah dan putih. Menteri PPPA Bintang memakai kebaya dengan gaya Bali, dipadu dengan bawahan kain NTT dengan bordir Jawa dan dipercantik dengan selendang Bali.
Pameran diselenggarakan Kantor Berita ANTARA melalui Galeri Foto Jurnalistik ANTARA dan Redaksi Foto bekerja sama dengan KITLV-Jakarta.
Foto-foto yang dipamerkan merupakan karya pewarta Kantor Berita ANTARA, koleksi IPPHOS, arsip KITLV- Perpustakaan Universitas Leiden-Belanda, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta National Archief & Nederlands Instituut Voor Militaire Historie.
Sebanyak 77 foto yang ditampilkan menggambarkan penggunaan kebaya di Nusantara dari awal tahun 1900 hingga foto terbaru dari gerakan kampanye Kebaya Goes To UNESCO yang diselenggarakan baru-baru ini.
"Kami harap ini bisa membantu mewujudkan kebaya jadi warisan dunia tak benda dari Indonesia," kata Kurator Museum & GFJA Ismar Patrizki dalam pembukaan "Kebaja Saja".
Dirut Perum LKBN ANTARA Meidyatama Suryodiningrat meyakini pameran ini merupakan satu langkah yang mendekatkan cita-cita agar kebaya disejajarkan bersama ikon lain Indonesia seperti gamelan, wayang hingga batik yang sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.
"Kami menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang diulurkan KITLV-Jakarta dan didukung organisasi Perempuan Pelestari Budaya, Perempuan Berkebaya Indonesia, Belantara Budaya Indonesia serta Tradisikebaya.id dalam mengadakan pameran ini," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengajak sesama perempuan untuk mendukung satu sama lain agar dapat maju bersama.
"Mari sesama perempuan saling mendukung dan mengispirasi untuk jadi perempuan berdaya, anak terlindungi, Indonesia maju," kata Bintang.
Pameran "Kebaja Saja" digelar dalam rangka memperingati HUT RI, dan memamerkan 77 foto yang menggambarkan penggunaan kebaya di Nusantara dari awal 1900 hingga foto terbaru gerakan kampanye Kebaya Goes To UNESCO.
"Walau masih ada ketimpangan gender, tapi 77 tahun Indonesia merdeka kita sudah lihat perempuan makin merdeka tahun demi tahun," katanya.
"Berkumpulnya perempuan hebat dan luar biasa ini semoga jadi inspirasi satu sama lain," kata Menteri.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kebaya dari masa ke masa di pameran foto "Kebaja Saja"
Sebanyak 17 perempuan lintas profesi mengenakan kebaya merah dan putih. Menteri PPPA Bintang memakai kebaya dengan gaya Bali, dipadu dengan bawahan kain NTT dengan bordir Jawa dan dipercantik dengan selendang Bali.
Pameran diselenggarakan Kantor Berita ANTARA melalui Galeri Foto Jurnalistik ANTARA dan Redaksi Foto bekerja sama dengan KITLV-Jakarta.
Foto-foto yang dipamerkan merupakan karya pewarta Kantor Berita ANTARA, koleksi IPPHOS, arsip KITLV- Perpustakaan Universitas Leiden-Belanda, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta National Archief & Nederlands Instituut Voor Militaire Historie.
Sebanyak 77 foto yang ditampilkan menggambarkan penggunaan kebaya di Nusantara dari awal tahun 1900 hingga foto terbaru dari gerakan kampanye Kebaya Goes To UNESCO yang diselenggarakan baru-baru ini.
"Kami harap ini bisa membantu mewujudkan kebaya jadi warisan dunia tak benda dari Indonesia," kata Kurator Museum & GFJA Ismar Patrizki dalam pembukaan "Kebaja Saja".
Dirut Perum LKBN ANTARA Meidyatama Suryodiningrat meyakini pameran ini merupakan satu langkah yang mendekatkan cita-cita agar kebaya disejajarkan bersama ikon lain Indonesia seperti gamelan, wayang hingga batik yang sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.
"Kami menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang diulurkan KITLV-Jakarta dan didukung organisasi Perempuan Pelestari Budaya, Perempuan Berkebaya Indonesia, Belantara Budaya Indonesia serta Tradisikebaya.id dalam mengadakan pameran ini," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengajak sesama perempuan untuk mendukung satu sama lain agar dapat maju bersama.
"Mari sesama perempuan saling mendukung dan mengispirasi untuk jadi perempuan berdaya, anak terlindungi, Indonesia maju," kata Bintang.
Pameran "Kebaja Saja" digelar dalam rangka memperingati HUT RI, dan memamerkan 77 foto yang menggambarkan penggunaan kebaya di Nusantara dari awal 1900 hingga foto terbaru gerakan kampanye Kebaya Goes To UNESCO.
"Walau masih ada ketimpangan gender, tapi 77 tahun Indonesia merdeka kita sudah lihat perempuan makin merdeka tahun demi tahun," katanya.
"Berkumpulnya perempuan hebat dan luar biasa ini semoga jadi inspirasi satu sama lain," kata Menteri.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kebaya dari masa ke masa di pameran foto "Kebaja Saja"
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
HUT LKBN ANTARA, Wamenpar apresiasi promosi budaya lewat Festival Foto Celebes
14 December 2025 7:53 WIB
Polisi imbau remaja tidak ikut tren tidur tengah jalan untuk berfoto, berbahaya
11 September 2025 6:27 WIB
Panitia SNPMB sampaikan permohonan maaf salah tampilkan foto joki dalam UTBK 2025
30 April 2025 11:42 WIB
LKBN Antara minta Polri tanggung jawab soal insiden kekerasan wartawan di Semarang
06 April 2025 19:29 WIB
Bawaslu Natuna: Baliho milik Pemerintah tidak boleh memuat foto paslon
05 October 2024 12:05 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Tim SAR evakuasi jenazah di Perairan Karimun, diduga korban laka laut Singapura
31 March 2026 7:31 WIB